AI Ditakutkan Bisa Jadi Terminator atau Ultron

AI Ditakutkan Bisa Jadi Terminator atau Ultron

Tim - detikInet
Selasa, 05 Okt 2021 05:45 WIB
Terminator Salvation
AI ditakutkan bisa jadi Terminator atau Ultron (Foto: Dok. Columbia Pictures via IMDb)
Jakarta -

Mantan petinggi Google memperingatkan perkembangan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) yang dikhawatirkan bisa membawa bencana bagi umat manusia.

Hal ini diungkapkan oleh mantan Chief Business Officer Google X Mo Gawdat. Google X sendiri merupakan salah satu divisi Google yang ditugaskan untuk mengembangkan proyek ambisius, termasuk robotika dan AI.

Dalam wawancara dengan The Times, Gawdat mengatakan kehadiran kecerdasan buatan umum (AGI) tidak terelakkan lagi dan bisa mengancam umat manusia. AGI sendiri merupakan AI yang sangat kuat dan memiliki kesadaran, mirip seperti Skynet di film Terminator atau Ultron di film Avengers.

Gadwat mengatakan ia mulai menyadari hal ini saat bekerja dengan peneliti AI di Google yang sedang mengembangkan lengan robot yang bisa melakukan tugas sederhana seperti mencari dan mengambil bola berukuran kecil.

Setelah lama tidak melihat kemajuan, Gawdat mengatakan tiba-tiba salah satu lengan robot itu mengambil bola dan memperlihatkannya ke peneliti dengan gerakan yang seolah sedang pamer.

"Dan tiba-tiba saya menyadari ini benar-benar menakutkan. Itu benar-benar membuat saya membeku," kata Gawdat, seperti dikutip dari Futurism, Selasa (5/10/2021).

"Kenyataannya adalah kita sedang menciptakan Tuhan," sambungnya.

Kekhawatiran soal kemajuan AI seperti yang diutarakan oleh Gawdat memang bukan hal yang baru. Sosok seperti Elon Musk bahkan pernah beberapa kali memperingatkan bahaya AI yang bisa melampaui kecerdasan manusia.

Hal ini juga telah lama menjadi teori yang disebut singularitas, atau suatu masa ketika AI berkembang sangat jauh hingga mengalahkan kecerdasan manusia dan kemudian mengubah peradaban.

Pandangan ahli soal kehadiran AGI atau AI setara manusia sendiri beragam. Ada yang memperkirakan AI setara manusia akan hadir dalam 10 tahun mendatang, ada juga mengatakan dalam 20 tahun mendatang.



Simak Video "Bareskrim Terima Laporan Korban Investasi Bodong Mark Al"
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/fay)