Belum Diluncurkan, Layanan Bank Google Keburu Ditutup

Belum Diluncurkan, Layanan Bank Google Keburu Ditutup

Rachmatunnisa - detikInet
Minggu, 03 Okt 2021 15:00 WIB
MILAN, ITALY - NOVEMBER 06:  A general view of atmpsphere during the IF! Italians Festival at Franco Parenti Theater on November 6, 2015 in Milan, Italy.  (Photo by Pier Marco Tacca/Getty Images)
Belum Diluncurkan, Layanan Bank Google Keburu Ditutup. Foto: Getty Images
Jakarta -

Reputasi Google untuk segala hal yang berkaitan dengan layanan internet rupanya tak cukup membuat raksasa teknologi ini pede meluncurkan layanan bank. Belum juga diluncurkan, Google membatalkan rencananya membuka layanan bank.

Sebelumnya, Google berencana mengizinkan pengguna membuka dan mengelola rekening bank melalui Google Pay. Fitur tersebut sudah diperkenalkan sekitar dua tahun lalu, setelah Apple meluncurkan layanan kartu kreditnya dan Facebook terjun ke ranah cryptocurrency atau mata uang kripto.

Dikutip dari Gizmodo, Minggu (3/10/2021) layanan ini awalnya disebut Cache, kemudian berganti nama menjadi Plex. Program ini diharapkan bisa disinkronkan dengan Google Pay dan menawarkan dashboard digital tempat pengguna membelanjakan uang dan membantu menyisihkan uang tunai.

Jika melihat rencana yang ditetapkan sebelumnya, Plex seharusnya diluncurkan pada tahun 2020. Namun situasi pandemi membuat rencana ini dimundurkan. Kemudian setelah serangkaian tenggat waktu yang terlewat, Google memutuskan untuk membatalkan peluncuran produk itu sepenuhnya.

Padahal, sebanyak 400 ribu orang dilaporkan berada dalam daftar tunggu Citigroup untuk akun Plex. Seorang juru bicara Google mengatakan kepada Wall Street Journal bahwa perusahaan saat ini akan fokus memberikan pemberdayaan digital untuk bank dan penyedia layanan keuangan lainnya ketimbang melayani sebagai penyedia layanan secara langsung.

Namun tampaknya ini bukan akhir dari ambisi Google di ranah layanan finansial, karena para analis memperkirakan industri teknologi finansial (fintech) akan terus tumbuh dalam beberapa tahun ke depan. Google, sebagai pemilik platform besar dengan Google Pay-nya, diprediksi akhirnya akan turun gunung langsung di bidang ini.



Simak Video "Refleksi Google di Ulang Tahun ke-23"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/rns)