CoLearn Rilis Fitur 'Tanya' Buat Belajar Matematika, Fisika, dan Kimia

ADVERTISEMENT

CoLearn Rilis Fitur 'Tanya' Buat Belajar Matematika, Fisika, dan Kimia

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Sabtu, 14 Agu 2021 22:35 WIB
CoLearn
Aplikasi CoLearn. Foto: Dok. CoLearn
Jakarta -

CoLearn, penyedia platform edutech meluncurkan fitur baru untuk membantu murid memahami mata pelajaran matematika, fisika, dan kimia (MAFIA). Yaitu lewat fitur 'Tanya'.

Menurut CoLearn, mata pelajaran MAFIA ini seringkali menjadi hal menakutkan untuk banyak murid,. Karena itulah mereka merilis fitur 'Tanya', yang bisa diakses kapan saja secara gratis, untuk menyelesaikan soal latihan dengan mengunggah foto ke dalam platformnya.

Dalam hitungan detik, CoLearn kemudian akan memberikan video penjelasan tentang cara memahami pertanyaan secara bertahap. CoLearn menyatakan kalau ini adalah komitmen mereka untuk membuat MAFIA menjadi mata pelajaran yang mudah dicerna dan dipahami.

"Kami ingin murid Indonesia lebih percaya diri berkompetisi dalam skala global dengan memperkuat fondasi di mata pelajaran yang akan sangat diperlukan di masa depan. Kami juga ingin murid hilangkan rasa ketakutan terhadap mapel yang susah karena tanya-jawab terkait soal bisa dilakukan lewat fitur "Tanya" yang dapat diakses gratis 24 jam dari aplikasi dan website," ungkap Abhay Saboo, Co-founder dan CEO CoLearn, dalam keterangan yang diterima detikINET.

CoLearn juga sedang terus mengembangkan program Kelas Live untuk mendampingi para murid yang kesulitan mengikuti penjelasan guru selama PJJ dan ingin lebih menguasai mata pelajaran MAFIA.

Fitur Kelas Live dijanjikan membuat murid lebih bersemangat untuk mengikuti pelajaran karena bersifat interaktif dan dapat melakukan komunikasi secara langsung dengan guru dan teman-teman kelompoknya. CoLearn juga bekerja sama dengan guru juara yang merupakan lulusan perguruan tinggi terbaik Indonesia maupun luar negeri.

"Kami berharap biaya yang dihemat orangtua dan waktu yang dihemat murid bisa digunakan untuk menguasai konsep mata pelajaran yang sulit. Dengan demikian, anak memiliki kesempatan untuk mendapat pekerjaan yang lebih baik di masa depan," tambahnya.



Simak Video "Jokowi Bicara Horor 90 Persen Startup Gagal saat Merintis"
[Gambas:Video 20detik]
(asj/asj)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT