WeChat Hapus Akun Kelompok Mahasiswa LGBTQ di China

WeChat Hapus Akun Kelompok Mahasiswa LGBTQ di China

Josina - detikInet
Sabtu, 10 Jul 2021 16:14 WIB
Ilustrasi WeChat
Foto: istimewa
Jakarta -

WeChat salah satu platform populer di China dilaporkan telah diam-diam menghapus beberapa akun kelompok LGBTQ ((lesbian, gay, bisexual, transgender, queer) di beberapa universitas besar di China.

Penghapusan akun-akun ini juga disertai dengan peringatan karena adanya pelanggaran aturan dalam komunitas yang berlaku di platform aplikasi percakapan tersebut.

Dilansir detiKINET dari The Verge, Sabtu (10/7/2021) menurut laporan Insider akun kelompok tersebut itu tidak dapat lagi dilihat di WeChat. Namun para pengguna di Weibo telah mengumpulkan daftar beberapa grup yang terkena dampak kebijakan itu dan mendapati di antaranya adalah yang dijalankan oleh mahasiswa di Tsinghua University dan Fudan University.

Sayangnya tidak ada komentar baik dari pemilik dan operator WeChat Tencent untuk mengomentari akun yang dihapus dan aturan apa yang mungkin dilanggar oleh grup tersebut.

Namun ada pernyataan dari salah satu manajer dari Grup Tencent secara anonim kepada Associated Press mengatakan bahwa mereka telah didorong oleh universitas tersebut untuk menutup laman WeChat atau menghapus penyebutan nama universitas sebelum WeChat bertindak.

Pada tahun 2001 pemerintahan China telah menghapus homoseksualitas atau rasa ketertarikan sesama jenis dari daftar gangguan mental yang menjadi panduan Chinese Society of Psychiatry.

Peran sentral WeChat sebagai aplikasi default yang kurang lebih digunakan oleh banyak orang di China, membuat penghapusan akun ini menjadi penghalang besar bagi kelompok advokasi LGBTQ.



Simak Video "Joe Biden Cabut Kebijakan Trump soal Pelarangan TikTok-WeChat"
[Gambas:Video 20detik]
(jsn/fay)