Konferensi Bitcoin Jadi Biang Kerok Baru Penyebaran COVID-19 di AS

Konferensi Bitcoin Jadi Biang Kerok Baru Penyebaran COVID-19 di AS

Virgina Maulita Putri - detikInet
Jumat, 11 Jun 2021 15:12 WIB
Bitcoin 2021
Konferensi Bitcoin Berpotensi Jadi Penyebar Super COVID-19 Foto: CNBC
Jakarta -

Belasan ribu penggemar mata uang kripto dari seluruh dunia mengikuti konferensi Bitcoin terbesar di Miami, Florida pada akhir pekan lalu. Setelah event ini berakhir, banyak pengunjung yang melaporkan positif COVID-19 dan event ini berpotensi menjadi super spreader atau penyebar super.

Larry Cermak, Research Director di media mata uang kripto The Block, dalam cuitannya di Twitter mengatakan orang-orang yang ia temui saat konferensi mengaku positif COVID-19, meski ia sendiri tidak terinfeksi.

Beberapa pengunjung lainnya juga mengumumkan terinfeksi virus Corona lewat Twitter. Beberapa cuitan itu telah dihapus, tapi akun Twitter Cryptowhale berhasil menangkap screenshot-nya dan membagikannya di Twitter.

Acara yang berlangsung selama tiga hari itu merupakan konferensi besar pertama yang diadakan di Amerika Serikat sejak pandemi mulai. Event ini diikuti oleh 12.000 orang dari banyak negara, termasuk Venezuela, Turki, Nigeria, Kuba, dan Lebanon.

Tidak mengherankan jika event ini menjadi kluster penyebaran baru di Florida mengingat event ini tidak mewajibkan pengunjung untuk mengenakan masker. Pengunjung juga tidak diharuskan untuk memperlihatkan bukti vaksinasi.

Meski sebagian event dilakukan di luar ruangan, ribuan pengunjung masih memadati auditorium, pesta pribadi, dan event-event networking lainnya tanpa mengenakan masker.

Florida juga termasuk salah satu dari lima negara bagian di AS yang tidak mewajibkan penggunaan masker dan termasuk negara bagian pertama yang melonggarkan pembatasan akibat COVID-19.

Penyelenggara konferensi Bitcoin 2021, BTC Media, mengatakan semua pengunjung diberi rekomendasi protokol kesehatan dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC) dan negara bagian Florida.

"Vaksin telah tersedia secara gratis selama beberapa bulan di AS, sehingga siapapun yang ingin divaksinasi dapat melakukannya sebelum acara," kata BTC Media, seperti dikutip dari Gizmodo, Jumat (11/6/2021).

"Kami memberi semua pengunjung rekomendasi dari CDC dan negara bagian Florida dan menyatakan kepada audiens kami bahwa mereka yang berisiko tinggi atau belum divaksinasi harus mempertimbangkan untuk menunggu sampai tahun depan," sambungnya.

Belum diketahui berapa jumlah pengunjung Bitcoin 2021 yang terinfeksi COVID-19 setelah mengikuti acara ini. Karena itu belum diketahui juga apakah acara ini akan dilabeli sebagai super spreader.

Saat ini negara bagian Florida hanya melaporkan kasus dan kematian akibat COVID-19 secara mingguan bukan lagi harian, dan jumlah kasus dalam seminggu terakhir belum diumumkan.



Simak Video "Konferensi Bitcoin Berpotensi Jadi Super Spreader COVID-19 di AS"
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/fay)