Serba-serbi Aplikasi Intelijen Israel yang Dipakai Polisi

Serba-serbi Aplikasi Intelijen Israel yang Dipakai Polisi

Tim - detikInet
Jumat, 09 Apr 2021 06:15 WIB
Cellebrite UFED Touch2 (www.cellebrite.com)
Foto: Cellebrite UFED Touch2 (Cellebrite)
Jakarta -

Polisi dilaporkan memakai perangkat dari perusahaan bernama Cellebrite untuk mengekstraksi data dari gadget yang jadi barang bukti sitaan terdakwa kasus ujaran kebencian UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) Jumhur Hidayat. Berikut seluk beluknya:

1. Alat tersebut nama lengkapnya Cellebrite UFED Touch, bisa menyedot data dari ponsel, meski data itu sudah terhapus sebelumnya. Perangkat ini sudah pernah dipamerkan Polri pada tahun 2019 dalam perayaan HUT ke-73 Bhayangkara di lapangan Makodam V/Brawijaya, Surabaya.

2. Sesuai namanya, alat yang dilengkapi layar sentuh ini adalah produk dari perusahaan Cellebrite. UFED adalah kependekan dari Universal Forensic Extraction Device atau Alat Ekstraksi Forensik Universal. Cellebrite UFED Touch sudah dirilis sejak 2012.

3. Cellebrite adalah perusahaan asal Israel yang didirikan pada tahun 1999 atau 22 tahun silam. Namun demikian sejak tahun 2007 Cellebrite berada di bawah perusahaan asal Jepang, Sun Corporation, yang merupakan pemegang saham terbesarnya.

4. Cellebrite UFED diandalkan aparat hukum dan intelijen di berbagai belahan dunia, termasuk FBI. Alat ini punya kemampuan tinggi sebagai peranti investigasi pembaca sandi. Pangsa pasarnya penegak hukum, militer, intelijen, perusahaan keamanan, dan industri pencari informasi.

5. Alat ini bekerja cepat dan mudah dijinjing. Tak hanya ponsel pintar yang bisa ditembus oleh Cellebrite UFED Touch, juga GPS portabel dan gawai tablet. Tapi perlu dicatat software ini hanya dapat melacak data jika ponselnya sudah dipegang aparat, bukan secara jarak jauh.