Dorong Karyawannya Vaksin, Apple Beri Uang Cuti

Dorong Karyawannya Vaksin, Apple Beri Uang Cuti

Josina - detikInet
Selasa, 30 Mar 2021 18:10 WIB
Customers walk into an Apple Store after Apples new iPhone XS and XS Max went on sale in Beijing, China September 21, 2018. REUTERS/Jason Lee
Foto: Jason Lee/Reuters
Jakarta -

Apple berupaya untuk mendorong karyawannya mendapatkan vaksin COVID-19 dengan menawarkan cuti berbayar. Cuti ini diberikan untuk karyawan jikalau mengalami efek samping sakit setelah vaksin atau janji temu untuk konsultasi.

Menurut sumber yang mengetahui informasi tersebut, raksasa teknologi yang berbasis di Cupertino, California ini juga mengatakan bahwa mereka tidak memiliki akses ke vaksin dan juga tidak memberikan vaksin sendiri kepada para pekerja.

Sejak pandemi mulai menyebar tahun lalu, Apple telah menawarkan cuti berbayar bagi mereka yang memiliki gejala COVID-19.

Banyak karyawan perusahaan masih bekerja dari rumah, namun perusahaan secara bertahap mempekerjakan staf ritel karena toko Apple di seluruh AS telah dibuka kembali. Di California, Apple memiliki kantor utama dan lebih dari 50 toko.

Di negara ini orang yang berusia di atas 16 tahun akan memenuhi syarat untuk vaksinasi pada 15 April mendatang. Banyak negara bagian lain juga memperluas kelayakan vaksin.

CEO Apple Tim Cook mengatakan bahwa perusahaan mereka berencana untuk memperkerjakan lebih banyak staf ke kantor pada awal Juni. Dia tetap memegang pernyataan tentang staf yang pada akhirnya kembali ke kantor, tetapi mengisyaratkan lebih banyak fleksibilitas.

"Tidak ada pengganti untuk kolaborasi tatap muka, tetapi kami juga telah belajar banyak tentang bagaimana kami dapat menyelesaikan pekerjaan kami di luar kantor tanpa mengorbankan produktivitas atau hasil," katanya kepada staf tahun lalu seperti dikutip detikINET dari Bloomberg, Selasa (30/3/2021).

"Saat kami berada di sisi lain dari pandemi ini, kami akan mempertahankan semua yang hebat tentang Apple sambil memasukkan yang terbaik dari transformasi kami tahun ini," lanjutnya.

Minggu lalu, Amazon juga telah memulai vaksinasi di tempat untuk pekerja lini depan di gudang di Nevada, Kansas dan Missouri. Sementara beberapa maskapai penerbangan dan jaringan hotel juga mulai memvaksinasi para karyawannya.

Apple telah menawarkan pengujian COVID-19 di tempat untuk karyawan yang kembali ke kantornya dan juga telah menyediakan kit pengujian mail-in untuk pekerja ritel dan perusahaan. Apple juga baru-baru ini menambahkan fitur baru ke aplikasi Maps untuk membantu pengguna menemukan situs vaksin COVID-19.



Simak Video "Apakah Tubuh Jadi Kebal COVID-19 Setelah Divaksin? "
[Gambas:Video 20detik]
(jsn/fay)