Seperti Apple, Google Akan Bikin Fitur Anti Pelacak

Seperti Apple, Google Akan Bikin Fitur Anti Pelacak

Josina - detikInet
Senin, 08 Feb 2021 18:48 WIB
Ilustrasi Google Maps
Foto: Photo by NESA by Makers on Unsplash
Jakarta -

Google sedang mempertimbangkan untuk membuat fitur baru di Android yang mirip dengan fitur milik Apple yakni sistem App Tracking Transparency.

Kabar ini pertama kali dilaporkan oleh Bloomberg. Dalam laporannya, Bloomberg menyebut fitur ini muncul setelah meningkatnya tekanan pada sejumlah perusahaan teknologi besar untuk lebih proaktif dlam melindungi privasi pengguna.

Dilansir detikINET dari The Verge, Google memang belum mengonfirmasi hal ini. Namun, juru bicara Google mengatakan akan mencari cara untuk meningkatkan privasi pengguna di Android.

"Kami selalu mencari cara untuk bekerja dengan developer untuk meningkatkan standar privasi sambil tetap mengaktifkan ekosistem aplikasi yang didukung iklan secara sehat," tutur juru bicara Google.

Diketahui aplikasi App Tracking Transparency buatan apple pertama kali diumumkan saat konferensi developer Apple pada pertengahan tahun lalu. Fitur ini terdapat di iOS 14.4 dan mana para developer aplikasi wajib mengikutinya.

Dengan fitur ini pengguna dapat menolak aplikasi untuk mengetahui atau melacak mereka karena Apple akan menonaktifkan kemampuan developer untuk mengumpulkan apa yang disebut kode Pengenal untuk Pengiklan, atau IDFA.

Kode tersebut memungkinkan pengiklan melacak pengguna dari satu aplikasi atau situs web ke lainnya untuk penargetan iklan sekaligus membantu pengiklan mengukur keefektifan iklan, seperti apakah pengguna akhirnya membeli produk yang mereka lihat di satu aplikasi dengan menggunakan situs web seluler pedagang.

Apple bermaksud untuk mengawasi developer yang menggunakan audit dan metode lain untuk menegakkan kebijakannya, yang termasuk berpotensi menangguhkan atau melarang aplikasi dari App Store jika tidak mematuhinya.

Namun aturan Apple ini dikritik Facebook dan Google tentang bagaimana persyaratan keikutsertaan Apple dapat berdampak negatif pada jaringan iklan seluler mereka.

Facebook mengatakan, tindakan Apple akan merugikan pelaku bisnis kecil dan menuduh Apple hanya ingin untuk sendiri.

Pandangan Google sendiri tentang App Tracking Transparency, mereka tidak akan memaksakan persyaratan keikutsertaan pada developer aplikasi. Alternatif lainnya di Android mungkin menyerupai beberapa kontrol privasi yang akan yang direncanakan untuk browser Google Chrome.

Google berusaha untuk mengakhiri beberapa teknologi pelacakan yang lebih berbahaya di web saat ini dengan mengembangkan alternatif dan memberi pengguna lebih banyak mekanisme penyisihan.

Upaya Google untuk mengembangkan praktik dan standar privasi baru untuk web dikenal sebagai Privacy Sandbox.

Sebagai bagian dari proyek yang sedang berlangsung, Google telah mengambil langkah-langkah untuk menghapus cookie pihak ketiga di Chrome dan sedang mengerjakan alat yang memungkinkan pengiklan untuk menargetkan kelompok pengguna daripada langsung menargetkan secara individu.



Simak Video "Kini Gmail Bisa Digunakan untuk Telepon dan Video Call"
[Gambas:Video 20detik]
(jsn/rns)