Pencarian Google Terlarang yang Bisa Bikin Kamu Berurusan dengan Polisi

Pencarian Google Terlarang yang Bisa Bikin Kamu Berurusan dengan Polisi

Aisyah Kamaliah - detikInet
Minggu, 20 Des 2020 17:45 WIB
Human hand on keyboard,isolated, selective focus, shallow depth of field, concept of work & technology.
Ilustrasi Googling. Foto: Thinkstock
Jakarta -

Google membantu kita mengetahui hal-hal yang mungkin belum pernah kita pahami sebelumnya. Tapi jangan semata-mata iseng googling hal berikut ini kalau tidak ingin ditangkap polisi.

Beberapa kasus membuktikan bahwa seseorang pernah berhadapan dengan polisi karena riwayat pencariannya di internet. Dikutip dari Lawtery, setidaknya empat hal ini adalah dalang di baliknya:

1. Pornografi anak

Sudah jelas bahwa menyaksikan konten eksplisit anak di bawah umur atau pornografi anak adalah tindakan kejahatan seksual. Bahkan untuk sekadar mencari pornografi anak, meskipun bukan untuk melihatnya, kamu masih berpotensi ditangkap. Saat kamu melakukan pencarian, istilah tetap ada di riwayat browser atau cache. Ini cukup untuk membuat polisi menentukan bahwa kamu mungkin bertujuan menonton pornografi anak.

Jika kamu benar-benar mengunduh video yang menggambarkan seseorang yang berusia di bawah 17 tahun melakukan aktivitas seksual (bahkan secara tidak sengaja), maka polisi dapat menerima panggilan atau kunjungan. Karena petugas penegak hukum memantau kata kunci tertentu dari semua pencarian online, mereka dapat menemukan alamat IP komputer jika mereka memutuskan untuk melakukan penangkapan.


2. Melakukan torrent

Streaming telah menjadi sangat populer selama dekade terakhir. Streaming ilegal atau tidak resmi, yang dikenal sebagai 'torrent', adalah salah satu bentuk streaming yang sangat populer. Namun, materi torrent yang dilindungi hak cipta dapat membuat seseorang masuk penjara. Tidak hanya bisa menghadapi hukuman penjara, ada juga ancaman denda besar dari pemilik hak cipta.

Ingatlah bahwa selain melakukan torrent, situs streaming tidak resmi yang menayangkan program TV atau film tanpa izin bisa jadi ilegal. Jika kamu tertangkap sebagai pengguna salah satu situs tersebut, kamu juga dapat menghadapi hukuman penjara.


3. Istilah berkaitan peledak yang mencurigakan

Karena terorisme ancaman konstan bagi dunia, penyelidik keamanan siber terus mengawasi segala sesuatu yang berhubungan dengan terorisme atau pembuatan bom. Para pejabat sangat berhati-hati sehingga penelusur untuk backpack dan pressure cookers, atau bagaimana bom dibuat -- karena kamu hanya ingin tahu -- dapat menempatkan kamu pada daftar pantauan teroris yang potensial.

Pencarian internet pun tidak hanya akan lebih mendapatkan pantauan, bisa saja kamu pada akhirnya akan berbicara dengan beberapa petugas penegak hukum tentang niatan di balik pencarian tersebut.

4. Menyewa seorang pemburu bayaran

Meskipun dark web adalah misteri bagi sebagian orang, di sana terdapat bagian-bagian yang di luar nalar buat kamu yang terbiasa hanya menggunakan browser biasa. Kendati tidak semuanya buruk, di sana ada dunia kriminal. Tidak hanya dapat menemukan pornografi anak untuk dijual, tetapi kamu juga dapat menyewa seorang pembunuh. Jelas, menyewa seorang pembunuh untuk membunuh seseorang itu ilegal. Inilah mengapa kamu harus berhati-hati saat melakukan pencarian semacam itu.



Simak Video "Google Rayakan Hari Valentine dengan Doodle Romantis"
[Gambas:Video 20detik]
(ask/asj)