Google Down Bikin Gempar Seantero Dunia
Hide Ads

Round-up

Google Down Bikin Gempar Seantero Dunia

Tim detikINET - detikInet
Selasa, 15 Des 2020 07:27 WIB
YouTube Down
YouTube dan layanan Google sempat tumbang berjamaah bikin geger sedunia. Foto: Adi Fida Rahman/detikINET
Jakarta -

Google down kembali terjadi Senin petang (14/12/2020) bikin gempar seantero dunia. Pasalnya tidak hanya YouTube, beberapa layanan lain yang dipunyai raksasa pencarian internet itu tidak bisa diakses oleh pengguna di hampir seluruh negara di Bumi.

Kejadian bermula ketika YouTube tidak bisa diakses. Ketika pengguna coba membukanya malah yang muncul seekor monyet yang sedang membawa palu dan tulisan 'Ada yang salah'.

Baca juga: YouTube Down!

Selang beberapa menit, mendadak Gmail tak bisa dibuka. "We're sorry, but your account is temporarily unavailable. We apologize for the inconvenience and suggest trying again in a few minutes," begitu peringatan yang muncul.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Layanan Meet, Hangout, Drive dan bahkan Play Store ikutan tumbang, pengguna tidak dapat mengakses semua layanan tersebut.

Seketika itu netizen jadi riuh di media sosial, terutama Twitter. Tak hanya sekadar melaporkan, mereka meluapkan kekesalan karena tugasnya jadi terhambat lantaran layanan Google kompak lumpuh berjamaah.

ADVERTISEMENT

Alhasil Google, Gmail dan #YouTubeDown menjadi trending topic dunia. Tagar tersebut cukup bertahan lama meski layanan Google kembali normal beberapa menit setelah tumbang bersamaan.

Seluruh Dunia

Pantauan detikINET di laman Downdetector, ribuan laporan masuk terkait layanan Google yang tumbang berbarengan. Laman tersebut mulai mendapat laporan YouTube down pada pukul 18.33 WIB.

Puncaknya terjadi 18.48 WIB dengan ditanyai 104 ribu laporan yang diterima. Sebanyak 46% pengguna tidak dapat mengakses dan 44% tidak dapat memutar video.

YouTube DownYouTube Down Foto: Adi Fida Rahman/detikINET

Laporan terkait Gmail puncaknya terjadi pukul 7.15 WIB dengan 40 ribu lebih keluhan yang diterima. Mayoritas masalah yang disampaikan tidak dapat mengakses, menerima dan mengirim pesan.

Sementara keluhan Google Search ramai disampaikan pada 7.17 WIB, ada 50 ribu lebih laporan yang masuk. Sulitnya melakukan pencarian paling banyak disampaikan.

Masalah sulitnya mengakses layanan Google tidak hanya dirasakan di Indonesia saja. Mengacu pada peta sebaran dari Downdetector, hampir seluruh negara di dunia mengalami hal yang sama. Ini ditandai dengan warna merah menyala dan kuning tersebar merata di seluruh peta.

Twitter Lagi

Twitter kembali menjadi tempat favorit netizen untuk berkeluh kesah ketika media sosial ataupun layanan internet lainnya tumbang. Seperti ketika Google down pada Senin petang (14/12/2020), para pengguna dari seantero dunia membanjiri media sosial berikon burung biru itu dengan curhatan YouTube Down dan juga layanan Google yang lainnya.

Tak pelak #YouTubeDown, Google, Gmail menghiasi daftar topik terpopuler di Twitter. Ratusan ribu kicauan dikirimkan netizen dari seluruh dunia.







Google down dan layanannya yang lain terjadi sekitar setengah jam. Pukul 20.30 WIB aplikasi Gmail sampai YouTube mulai bisa digunakan secara normal.

YouTube is back pun mulai digaungkan para netizen yang telah dapat menarik napas lega. Demikian pula dengan Gmail dan Play Store mulai dapat diakses seperti sediakala. Masalah Google down tampaknya sudah bisa terselesaikan.

Google Angkat Bicara

Saat layanannya terkendala, pihak YouTube sempat mengonfirmasi lewat akun Twitternya. Mereka membenarkan banyak pengguna melaporkan tidak dapat mengakses layanan dan pihaknya langsung turun tangan untuk mencari tahu penyebabnya.

"Kami menyadari bahwa banyak dari kamu yang mengalami masalah saat mengakses YouTube - tim kami telah menyadarinya dan menyelidikinya. Kami akan mengabari Anda di sini segera setelah mendapatkan lebih banyak berita," tulis akun @TeamYouTube.

Setelah semua layanannya kembali normal, Google akhirnya angkat bicara. Raksasa teknologi yang bermarkas di Mountain View itu mengonfirmasi adanya gangguan yang berdampak pada Gmail, Youtube, hingga Google Search di berbagai negara.

"Pemadaman layanan terjadi sejak pukul 3:47 pagi PT dan berlangsung sekitar 45 menit. Gangguan ini tidak disebabkan oleh serangan cyber melainkan masalah kuota penyimpanan internal. Layanan yang mengharuskan pengguna untuk masuk mengalami tingkat kesalahan yang tinggi selama periode ini," kata juru bicara Google seperti dikutip dari Cnet.

"Saat ini semua layanan telah pulih. Kami meminta maaf kepada semua orang yang terkena dampak, dan kami akan melakukan peninjauan tindak lanjut yang menyeluruh untuk memastikan masalah ini tidak terulang kembali di masa mendatang," sambung Google.