Google Hadirkan Panel Informasi untuk Vaksin COVID-19

Google Hadirkan Panel Informasi untuk Vaksin COVID-19

Virgina Maulita Putri - detikInet
Jumat, 11 Des 2020 11:32 WIB
XIAN, CHINA - NOVEMBER 20: (CHINA OUT) An etiquette girl is reflected on a big screen at the Googles 2008 Xian winter marketing forum on November 20, 2008 in Xian of Shaanxi Province, China. Google has covered in China most of the commercial value of users, 88 percent of search products and user information in the use of Google. (Photo by China Photos/Getty Images)
Foto: GettyImages
Jakarta -

Google akan mengenalkan panel informasi baru seputar vaksin COVID-19 di hasil pencarian untuk melawan misinformasi dan memberikan informasi seputar vaksin yang tersedia di wilayah masing-masing pengguna.

Saat ini fitur tersebut baru dikenalkan di Inggris di mana vaksin buatan BioNTech/Pfizer sudah mendapat persetujuan dan mulai didistribusikan. Fitur ini akan dikenalkan di negara lain saat otoritas setempat sudah menyetujui calon vaksin.

Panel informasi ini akan menampilkan daftar vaksin yang telah disetujui di wilayah pengguna, sekaligun informasi tentang masing-masing vaksin.

Fitur ini akan hadir di bagian atas hasil pencarian vaksin COVID-19 di Google dan akan menampilkan informasi resmi dari otoritas kesehatan di atas hasil pencarian, seperti dikutip detikINET dari TechCrunch, Jumat (11/12/2020).

Panel ini akan memiliki dua tab. Tab pertama berisi gambaran tentang vaksin, yang akan tampil di atas Top Stories dan tautan untuk sumber informasi nasional dan lokal, seperti situs pemerintah. Tab lainnya akan menghadirkan berita terkait vaksin di bagian terpisah.

Panel informasi vaksin COVID-19 di GooglePanel informasi vaksin COVID-19 di Google Foto: Google

Sejak pandemi mulai, Google memang telah mengenalkan beberapa fitur baru untuk melawan misinformasi terkait virus Corona. Panel informasi seperti ini sebelumnya telah digunakan untuk membagikan informasi umum tentang COVID-19 sekaligus lokasi tes.

Selain lewat hasil pencarian, Google juga akan membagikan informasi serupa terkait vaksin di panel informasi COVID-19 yang ada di YouTube. Panel ini pertama kali dikenalkan pada bulan Maret, dan diklaim Google telah ditonton lebih dari 400 miliar kali.

Pada bulan Oktober, Google mengumumkan akan menghapus video yang berisi misinformasi seputar vaksin COVID-19. Hingga saat ini, raksasa teknologi tersebut sudah menghapus lebih dari 700 ribu video yang berisi informasi menyesatkan atau berbahaya tentang penyakit yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini.

Terakhir, Google juga membantu menghubungkan kreator YouTube dengan ahli kesehatan untuk membuat konten yang menarik dan akurat untuk penontonnya.



Simak Video "Sederet Fakta Vaksin COVID-19 Pfizer yang Uji Klinisnya Sudah Rampung"
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/fay)