Dalam 24 Jam, Petisi Online Minta Terawan Dicopot Jadi 33 Ribu Orang

Dalam 24 Jam, Petisi Online Minta Terawan Dicopot Jadi 33 Ribu Orang

tim - detikInet
Selasa, 06 Okt 2020 12:11 WIB
Gelombang protes masyarakat untuk mendesak Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mencopot Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto dari jabatannya makin tak terbendung.
Petisi online copot Terawan dari jabatan Menkes Terawan. Foto: Screenshoot
Jakarta -

Gelombang protes masyarakat untuk mendesak Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mencopot Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto makin tak terbendung.

Petisi online di Change.org yang di hari sebelumnya telah mendulang 6.500 tandatangan, kini meningkat dratis jumlah menjadi 33.000 yang telah menandatangani petisi tersebut, seperti dilihat Selasa (6/10/2020).

Adapun, target petisi online yang berjudul "Copot Terawan Sebagai Menteri Kesehatan!" yang dilakukan Koalisi untuk Indonesia Bebas COVID-19 sejak 30 September kemarin juga berubah. Semula menargetkan 5.000 tandatangan, sekarang menjadi 35.000 tandatangan.

Sebagai informasi, Koalisi untuk Indonesia Bebas COVID-19 yang terdiri dari JALA PRT, buruh Supinah, Presiden UIN Jakarta Sultan Rivandi, dan Ketua BEM UI Manik Marganamahendra, dan Irma Hidayana dari LaporCovid19.

"Sudah bulan keenam pandemi Covid-19 di Indonesia. Bukannya membaik, situasinya justru makin parah. Salah satunya karena penanganan COVID-19 yang buruk," begitu kalimat awal dalam petisi tersebut.

"Kami menilai Bapak Terawan Agus Putranto telah gagal sebagai Menteri Kesehatan dalam menangani pandemi ini," tegas Koalisi untuk Indonesia Bebas COVID-19.

Koalisi turut membandingkan Terawan dengan menteri kesehatan dari 8 negara lain yang mundur karena dinilai gagal menangani pandemi.

"Alangkah terhormatnya, jika Bapak Terawan juga mengikuti koleganya di luar negeri dengan mundur sebagai Menteri Kesehatan karena telah gagal menjalankan tugasnya," tulis mereka.

Berdasarkan data terakhir per 5 Oktober pukul 15.34 WIB, kasus positif virus Corona (COVID-19) mencapai 307.120, 11.253 meninggal dunia, dan 232.593 orang dinyatakan sembuh.



Simak Video "Najwa Shihab Wawancara Kursi Kosong, Ari Wibowo: Hak Dia Sebagai Wartawan"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/fyk)