Elon Musk yang 'Kurang Ajar' Pada Jeff Bezos dan Bill Gates

Elon Musk yang 'Kurang Ajar' Pada Jeff Bezos dan Bill Gates

Tim - detikInet
Jumat, 02 Okt 2020 08:36 WIB
Tesla and SpaceX Chief Executive Officer Elon Musk hugs his brother Kimbal Musk during an event at the Vehicle Assembly Building on Saturday, May 23, 2020, at NASAs Kennedy Space Center in Cape Canaveral, Fla. The event occurred after a rocket ship designed and built by SpaceX lifted off on Saturday with two Americans on a history-making flight to the International Space Station. House Minority Leader Kevin McCarthy of Calif., applauds at right. (AP Photo/Alex Brandon)
Elon Musk. Foto: AP/Alex Brandon
Jakarta -

Elon Musk memang suka bicara blak-blakan. Ia pun tidak segan melontarkan kecaman, menjurus olok-olok pada Jeff Bezos dan Bill Gates, pentolan di dunia teknologi yang notabene adalah para seniornya dan juga berstatus dua orang paling kaya di dunia.

Bezos usianya 56 tahun dan Bill Gates 64 tahun, sementara Musk 49 tahun. Tapi memang usia tidaklah berarti bagi sosok seperti mereka yang tampaknya selalu ingin menang dari pesaingnya. Tentu Musk tidak asal semprot, ada latar belakangnya.

Elon Musk adalah pendiri SpaceX dan Jeff Bezos bosnya Blue Origin. Keduanya bersaing dalam "menguasai" luar angkasa. April silam, Musk menyebut Bezos tukang tiru setelah berita yang menyebut perusahaan milik Bezos lainnya, Amazon, yang sedang mengembangkan satelit internet.

SpaceX telah terlebih dulu meluncurkan proyek serupa yang disebut Starlink. SpaceX bahkan telah mengirimkan dua satelit untuk uji coba pada bulan Februari 2018.

Ini bukan pertama kalinya Elon Musk menyindir Bezos di publik. Dalam wawancaranya dengan BBC, ketika ditanya tentang persaingannya dengan Bezos, Musk menjawab dengan "Jeff who?".

Juni silam, Musk juga pernah mengatakan saatnya putus hubungan dengan Amazon. Sindiran yang disampaikan lewat postingan tweet ini memperpanas persaingannya dengan Jeff Bezos, pemilik Amazon yang juga mengeksplorasi perjalanan ke luar angkasa.

"Monopoli itu salah," kata Musk dengan me-mention Bezos. Untuk diketahui, Amazon termasuk salah satu perusahaan teknologi yang sedang diawasi regulator federal dan anggota parlemen karena ukuran dan cakupan bisnisnya yang semakin besar dan melebar.

Rentetan kritikan Musk juga menimpa Bill Gates. Baru saja dalam wawancara podcast dengan New York Times, Elon Musk menyatakan Bill Gates tidak tahu bahwa sebenarnya dia juga terlibat dalam pembuatan vaksin Corona "Gates telah mengatakan sesuatu tentangku, (tapi) tidak tahu apa yang aku lakukan," kata dia.

"Sepertinya (harus bilang) hey orang bodoh, kami sebenarnya membuat vaksin untuk CureVac, itu adalah perusahaan yang diberi investasi olehmu," tambah sang nakhoda SpaceX dan Tesla itu, dikutip detikINET dari Business Insider.

Itu adalah balasan Musk setelah Gates bilang Musk tak usah banyak bicara soal virus Corona karena tak banyak memberi bantuan. Ini bukan pertama kali Gates dan Musk saling serang. Sebelumnya, Gates menyindir truk listrik yang dikembangkan Tesla tidak efektif.

"Masalahnya, baterainya besar dan berat. Bahkan dengan terobosan teknologi baterai, kendaraan listrik mungkin bukan solusi praktis untuk truk panjang, kapal kargo atau pesawat penumpang," tulisnya.

Musk pun menanggapinya walau hanya singkat. "Dia tidak tahu (soal itu)," tulis Elon Musk seperti dilihat dalam akun Twitternya.



Simak Video "Saham Tesla Melejit, Elon Musk Jadi Orang Terkaya Keempat Dunia"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/afr)