6 Kisah Seram dari Aplikasi Kencan

Drama Aplikasi Kencan

6 Kisah Seram dari Aplikasi Kencan

Fino Yurio Kristo - detikInet
Minggu, 27 Sep 2020 17:15 WIB
ilustrasi smartphone
Ilustrasi. Foto: Unspslah
Jakarta -

Situs ataupun aplikasi kencan tak dapat dipungkiri membantu banyak orang dalam menemukan pasangan hidupnya. Tapi kewaspadaan tetap harus menjadi pegangan karena tentu selalu ada risiko bertemu dengan orang baru.

Berikut adalah beberapa kisah seram yang berkaitan dengan aplikasi kencan yang dihimpun detikINET, Minggu (27/9/2020) dari berbagai sumber:

1. Kenalan di Aplikasi Kencan Berujung Kematian

Pada tahun 2014, wanita asal Selandia Baru bernama Warriena Wright kenalan dengan Gable Tostee melalui aplikasi kencan Tinder. Keduanya lantas bertemu untuk kencan, yang berujung pada Wright berkunjung ke apartemen Tostee. Di sana, mereka malah bertengkar hebat, Tostee diduga menganiaya Wriht dan menguncinya di balkon. Wright berusaha meloloskan diri tapi tragis, dia jatuh dan meninggal.

Anehnya adalah, Tostee punya rekaman seluruh kejadian itu yang diperdengarkan di pengadilan, di mana ia berteriak-teriak pada Wright, bahkan mengatakan wanita itu beruntung tidak sampai dilempar dari balkon. Sempat ditahan, Tostee akhirnya dibebaskan karena dianggap tak bersalah oleh hakim, keputusan yang banyak menuai kritikan.

2. Pembunuh Berantai Cari Mangsa di Aplikasi Kencan

Di Juli 2018, polisi berhasil meringkus Danueal Drayton, pria yang diduga memperkosa dan membunuh Samantha Stewart, seorang perawat usia 29 tahun di Queens, New York. Mereka diketahui berkenalan melalui aplikasi Tinder. Drayton ditemukan aparat sedang berada di sebuah kamar hotel, di mana ada wanita lain yang ia sandera dan juga dilecehkan.

Seiring penyelidikan intensif, polisi mulai mencurigai dia mungkin adalah pelaku beberapa pembunuhan lain, sebagian juga dengan memanfaatkan Tinder untuk memperlancar aksinya memburu mangsa wanita tak bersalah. Menurut jaksa, selain dari kasus yang sudah tersibak, Draytin telah mengaku membunuh 6 korban lagi.

3. Notifikasi Aplikasi Kencan Berujung Pembunuhan

Jordan Matthews yang bermukim di Cardiff, Inggris, pacaran dengan gadis bernama Xixi Bi. Pada Agustus 2017, saat mereka menghabiskan waktu bersama, Jordan yakin melihat ada notifikasi dari pria bernama Ben di aplikasi Tinder ponsel Xixi. Cemburu buta, Jordan langsung melabrak Xixi, bahkan menganiayanya hingga akhirnya sampai meninggal dunia.

Jordan pun langsung ditangkap setelah melakukan perbuatan keji itu. Terungkap kemudian bahwa selama mereka berpacaran, Jordan sering menganiaya kekasihnya secara fisik maupun mental. Jordan pun diganjar hukuman 18 tahun penjara.

Kurang seram? Masih ada kisah lain di halaman selanjutnya...