Elon Musk Sebut Profesor Terkenal Orang Goblok, Kenapa?

Elon Musk Sebut Profesor Terkenal Orang Goblok, Kenapa?

Fino Yurio Kristo - detikInet
Jumat, 11 Sep 2020 16:13 WIB
Elon Musk SEC
Elon Musk. Foto: Reuters
San Francisco -

Elon Musk sedang berseteru dengan seorang akademisi terkenal sekaligus mantan menteri. Bahkan nakhoda perusahaan Tesla dan SpaceX itu mengejeknya sebagai orang goblok.

Awal mulanya, mantan Menteri Tenaga Kerja AS dan profesor di University of California Berkeley yang bernama Robert Reich mengkritik Musk di Twitter. Ia menyayangkan Tesla memotong gaji karyawan saat pandemi Corona di saat kekayaan Musk melonjak karena naiknya harga saham perusahaan mobil listrik itu

"Tesla memaksa semua karyawan dipotong gajinya 10% dari pertengahan April sampai Juli. Di periode yang sama, saham Tesla meroket dan kekayaan CEO Elon Musk meningkat 4 kali lipat dari USD 25 miliar jadi USD 100 miliar. Musk adalah seorang bangsawan modern perampok," cetusnya.

Postingan itu dibagikan puluhan ribu kali dan juga mendapatkan sangat banyak Like. Musk yang memang juga aktif di Twitter tak tinggal diam dan membalasnya langsung.

"Semua pegawai Tesla juga mendapatkan saham, jadi kompensasi mereka juga meningkat secara proporsional. Kamu adalah orang goblok di zaman modern," cetus Elon Musk sengit.

Dikutip detikINET dari Newsweek, pada bulan Maret, Tesla menghentikan sementara produksi mobil di pabrik California dan New York lantaran pandemi Corona melanda. Kemudian, seluruh karyawan dikenai pemotongan gaji yang dideskripsikan sebagai pengorbanan bersama.

Musk sendiri menganggap kepanikan akibat pandemi Corona berlebihan dan memaksa untuk membuka kembali pabrik Tesla di California. Saat itu, Reich juga mengkritiknya. "Elon Musk mengancam memberhentikan karyawan kecuali dia diizinkan membuat kesehatan mereka berisiko. Kapitalisme terburuk," cuitnya. Saat itu, Musk juga membalasnya di Twitter walaupun hanya berupa simbol tidak jelas.

Di kesempatan lain, Reich berkata bahwa tak masalah jika dia jadi incaran ejekan Musk. Menurutnya, tidak fair jika Musk membuat pegawai harus memilih antara pekerjaan atau kesehatan.

"Aku mengagumimu. Kamu adalah penemu brilian, visioner, itu luar biasa. Tapi kamu juga harus punya tanggung jawab publik. Kamu punya tanggung jawab pada karyawan, terutama dalam pandemi ini. Paham kamu? Dewasalah, Elon Musk," katanya di YouTube.



Simak Video "Momen Lucu Ketika Elon Musk Lupa Nama Anaknya yang Rumit"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/fay)