Cara Google Manfaatkan Machine Learning untuk Tingkatkan Literasi

Cara Google Manfaatkan Machine Learning untuk Tingkatkan Literasi

Virgina Maulita Putri - detikInet
Rabu, 09 Sep 2020 21:18 WIB
FILE PHOTO: A 3D printed Android mascot Bugdroid is seen in front of a Google logo in this illustration taken July 9, 2017. Picture taken July 9, 2017.  REUTERS/Dado Ruvic/Illustration - RC1B112FBA80/File Photo
Cara Google Manfaatkan Machine Learning untuk Tingkatkan Literasi (Foto: Dado Ruvic/Reuters)
Jakarta -

Program pelatihan Bangkit yang diadakan Google fokus untuk mengajarkan machine learning kepada ratusan anak muda Indonesia. Rupanya Google memiliki banyak cara untuk menerapkan machine learning dalam kehidupan sehari-hari, termasuk untuk meningkatkan literasi.

Google Senior Fellow dan SVP Google Research Jeff Dean mengatakan saat ini timnya di Google Research terus mencari cara memanfaatkan machine learning dan kecerdasan buatan, terutama di masyarakat berpenghasilan rendah dan literasi rendah.

Dean menceritakan bagaimana Google menciptakan aplikasi bernama Bolo yang ditujukan untuk meningkatkan literasi anak-anak di pedesaan di India. Aplikasi tersebut telah diluncurkan sejak tahun lalu dan digunakan oleh anak-anak yang tinggal di daerah berpenghasilan rendah.

"Pada dasarnya itu adalah aplikasi berbasis ponsel Android dan itu menggunakan kombinasi speech recognition dan text-to-speech untuk membacakan cerita anak-anak sederhana ke murid-murid dan meminta mereka untuk membacakan ulang dan bisa dilihat dari speech recognition apakah mereka mengucapkannya dengan benar," jelas Dean dalam wisuda program Bangkit, Rabu (9/9/2020).

Karena dikembangkan untuk masyarakat berpenghasilan rendah, aplikasi Bolo bisa dipakai menggunakan ponsel Android murah. Untuk mengakomodasi masih banyaknya pengguna ponsel di India yang belum terhubung internet, aplikasi ini juga bisa digunakan secara offline.

Dari hasil uji coba, Google menemukan bahwa murid-murid yang menggunakan aplikasi ini mengalami peningkatan dari segi kemampuan membaca dan kelancaran berbicara.

Selain membantu anak-anak belajar membaca, aplikasi Google ini juga membuktikan bahwa machine learning bisa menjadi tutor membaca yang baik bagi anak-anak.

"Saya rasa ini adalah cara di mana menggunakan machine leaning kita bisa memberi les yang individual kepada semua siswa di seluruh dunia," jelas Dean

"Karena tidak banyak guru yang bisa memberikan perhatian seperti itu kepad tiap murid, jadi di sini machine learning bisa membantu guru untuk memberi perhatian kepada semua muridnya," pungkasnya.



Simak Video "Rayakan Ultah ke-22, Google Tampilkan Doodle Pembatasan Sosial"
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/fay)