TikTok Hapus Konten Video Viral Pria Bunuh Diri

TikTok Hapus Konten Video Viral Pria Bunuh Diri

Josina - detikInet
Selasa, 08 Sep 2020 13:11 WIB
TikTok Bantah Tuduhan Bagikan Data Pengguna India ke Pemerintah Cina
TikTok Hapus Konten Video Viral Pria Bunuh Diri (Foto: DW News)
Jakarta -

TikTok sedang berusaha untuk menghapus video viral yang beredar di aplikasinya berupa seorang pria menembak dirinya menggunakan senjata api.

Pada klip tersebut terlihat ada seorang pria berjanggut abu-abu yang sedang duduk dekat meja sambil merekam dirinya, lalu bunuh diri dengan pistol. TikTok pun melarang penggunanya untuk mengunggah ulang video tersebut.

Klip video bunuh diri tersebut awalnya muncul di Facebook dan media sosial lainnya. Namun akhirnya diketahui oleh pengguna TikTok dan mereka pun banyak yang menggunggahnya kembali ke TikTok.

Dilansir detiKINET dari The Verge, Juru bicara TikTok telah mengkonfirmasi bahwa video bunuh diri tersebut mulai beredar pada hari Minggu malam (5/9).

"Sistem kami secara otomatis mendeteksi dan menandai klip ini karena melanggar kebijakan kami terhadap konten yang menampilkan, memuji, mengagungkan atau mendorong bunuh diri," kata juru bicara TikTok.

"Kami melarang akun yang berulang kali mencoba mengupload klip, dan kami menghargai anggota komunitas kami yang telah melaporkan konten dan memperingatkan orang lain agar tidak menonton, terlibat, atau membagikan video semacam itu di platform apapun untuk menghormati orang tersebut dan keluarganya," lanjutnya.

Sebabnya video yang ditayangkan TikTok muncul ke dalam satu feed utama atau dikenal sebagai Halaman Pengguna maka akan lebih sulit untuk menghindari rekaman video tersebut. Hal ini lah mengapa komunitas Tiktok berusaha ekstra berhati-hati untuk memperingatkan orang lain tentang konten dalam video tersebut.

"Jika ada orang di komunitas kami yang berpikiran untuk bunuh diri atau prihatin tentang seseorang, kami mendorong mereka untuk mencari dukungan, dan kami menyediakan akses ke hotline langsung dari aplikasi kami dan di Pusat Keamanan kami," kata juru bicara TikTok.

Artikel ini tidak bertujuan menginspirasi untuk melakukan tindakan serupa. Bagi pembaca yang merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan ke psikolog, psikiater, atau klinik kesehatan mental.

Komunitas Yayasan Pulih bisa menjadi pilihan yang bisa kamu hubungi lewat instagram di @yayasanpulih dan email di pulihcounseling@gmail.com atau melalui Hotline Kementerian Kesehatan di 1500-567.



Simak Video "Pembuat Konten TikTok 'Masjid Tak Berakhlak' Diamankan Polisi!"
[Gambas:Video 20detik]
(jsn/fay)