Siswa Belajar Online Pakai Google Classroom Dibom Pornografi

Siswa Belajar Online Pakai Google Classroom Dibom Pornografi

Fitraya Ramadhanny - detikInet
Rabu, 19 Agu 2020 12:35 WIB
Google Classroom
Siswa Belajar Online Pakai Google Classroom Dibom Pornografi (Foto: Google)
Jakarta -

Google Classroom jadi salah satu aplikasi pilihan untuk belajar online. Namun ada serangan spam berisi pornografi. Ups!

Kejadian ini di Canberra, Australia dan diberitakan sejumlah media seperti ABC Australia dan News.com Australia. Seperti dilihat detikINET, Rabu (19//8/2020) para siswa di Canberra dan sekitarnya mengalami kejadian aneh.

Mereka menerima banyak spam berisi link pornografi dan gambar-gambar tidak senonoh pada Jumat, 14 Agustus 2020 siang. Serangan spam pornografi ini masuk ke akun Gmail mereka masing-masing.

Pihak sekolah dan orangtua akhirnya tahu setelah diadukan oleh para siswa dan mereka menjadi sangat khawatir. Sekolah dan orangtua lalu melapor ke pihak terkait seperti Polisi Federal Australia, Komisi eSafety dan dinas informatika setempat.

Juru bicara Komisi eSafety Australia meminta para orangtua dan guru mengecek para siswa dan meminta mereka menghapus pornografi yang terlanjut diunduh dari email spam tersebut.

Mereka menduga serangan pornografi ini terkait dengan penggunaan Google Classroom. Akibatnya layanan ini untuk sementara dimatikan di wilayah Canberra sepanjang akhir pekan kemarin.

Menteri Pendidikan Negara Bagian ACT (Canberra) Yvette Berry meminta maaf kepada masyarakat atas kejadian ini. Pihaknya akan memperkuat keamanan jaringan agar kejadian ini tidak terulang.

Dalam pengusutan diketahui bahwa Direktorat Pendidikan ACT memiliki database grup email siswa dari Google Classroom. Pada Jumat pagi, seorang siswa mengumpulkan tugas lewat Google Classroom, namun tanpa sengaja mengirimnya ke semua siswa kelas 8 yang emailnya ada di grup.

"Dari sana, siswa lain memakai daftar email siswa kelas 8 untuk berbagi konten. Mereka dengan cepat mengetahui cara mengirim email ke grup kelas tingkat lain dengan kode daftar distribusi email kelas 8," kata dia.

Diduga ada siswa yang berbagi konten pornografi memakai cara yang sama, namun lalu tersebar ke semua siswa yang ada di wilayah Canberra. Dinas pendidikan tidak menemukan ada upaya hacking.

Pemerintah setempat lalu memutus Google Classroom sementara waktu. Akibatnya para siswa tidak bisa mengumpulkan tugas selama akhir pekan. Akses Google Classroom dipulihkan pada hari Senin kemarin.

Mau tahu serba-serbi lain soal Google Classroom, simak saja di sini.



Simak Video "Inisiatif Kominfo Bantu Masyarakat Dampingi Anak Belajar Secara Daring"
[Gambas:Video 20detik]
(fay/fyk)