Selama Pandemi Corona, Ini Topik Paling Ramai di Twitter

Selama Pandemi Corona, Ini Topik Paling Ramai di Twitter

Virgina Maulita Putri - detikInet
Kamis, 13 Agu 2020 18:40 WIB
LONDON, ENGLAND - NOVEMBER 07:  In this photo illustration, the Twitter logo and hashtag #Ring! is displayed on a mobile device as the company announced its initial public offering and debut on the New York Stock Exchange on November 7, 2013 in London, England. Twitter went public on the NYSE opening at USD 26 per share, valuing the companys worth at an estimated USD 18 billion.  (Photo by Bethany Clarke/Getty Images)
Selama Pandemi, Ini Topik yang Paling Ramai Dibahas di Twitter Foto: GettyImages
Jakarta -

Pandemi virus Corona memaksa banyak orang untuk tetap tinggal di rumah dalam waktu yang cukup panjang. Ketika sudah bosan di rumah, mereka mencari banyak tempat pelarian untuk mendapatkan hiburan, salah satunya lewat Twitter.

Maka tidak heran jika hiburan menjadi topik yang paling banyak dibicarakan oleh netizen Twitter Indonesia. Di awal pandemi, netizen Indonesia banyak mengunggah cuitan tentang film, musik dan selebriti.

"Di kuartal satu, di awal-awal COVID peningkatan orang membicarakan entertainment itu ada sekitar 38% growth year-on-year, terutama di momen bulan Maret," kata Country Industry Head Twitter Indonesia Dwi Adriansah dalam diskusi online, Kamis (13/8/2020).

Pria yang biasa disapa Ade ini mengatakan ada beberapa hal yang mendorong tren ini. Salah satunya karena banyak orang yang jenuh karena harus berdiam di rumah dalam waktu yang lama, dan mereka juga bingung memilih konten yang ingin ditonton karena banyaknya pilihan.

Selain itu, Twitter juga sempat melakukan survei kepada penggunanya pada beberapa waktu yang lalu untuk mencari tahu apa yang mereka inginkan di tengah pandemi. Rupanya salah satu hal yang mereka cari adalah distraksi.

"Yang paling penting mereka ingin dapat distraction, karena mungkin teman-teman sadar di tengah pandemi ini secara mental nggak mudah. Orang mudah bosan, mudah jenuh, stres dan mereka butuh sesuatu yang sifatnya distraction," kata Ade.

Untuk kategori yang paling banyak dibicarakan di kuartal pertama 2020 ada musik yang peningkatannya hingga 66% dibanding tahun sebelumnya, sedangkan film perkembangannya 26% dibanding tahun sebelumnya.

Untuk kategori musik, tidak mengagetkan jika topik yang paling banyak dibicarakan adalah K-Pop. Bahkan Indonesia menjadi negara ketiga yang paling banyak membicarakan K-Pop di Twitter, setelah Thailand dan Korea Selatan.

Meningkatnya pembicaraan soal hiburan di Twitter juga didorong oleh akses yang memudahkan penggemar untuk berkomunikasi dengan selebriti idolanya lewat media sosial. Ade mengatakan komunikasi ini dulunya cenderung satu arah, tapi kini selebriti bisa langsung bercakap-cakap dengan penggemarnya.

"Musisi lagi tampil, orang bisa komentar. Orang yang lihat komentarnya bisa komentar lagi. Bahkan banyak tren yang terjadi mulai dari fandom dan fan art," pungkasnya.



Simak Video "Bengkulu Diguncang Gempa Dua Kali, Netizen Kirim Doa"
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/fyk)