Hyppe Luncurkan Fitur Fingerprint Combat, Apa Itu?

Hyppe Luncurkan Fitur Fingerprint Combat, Apa Itu?

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Minggu, 02 Agu 2020 16:00 WIB
Hyppe
Foto: Dok. Hyppe
Jakarta -

Aplikasi media sosial Hyppe memamerkan fitur Fingerprint Combat, yang diklaim bisa menjaga konten dari pembajakan. Bagaimana cara kerjanya?

Teknologi ini dipakai oleh Hyppe karena salah satu masalah yang dihadapi oleh kreator konten adalah pembajakan. Menurut mereka, teknologi ini sendiri dapat membantu dalam memberikan proteksi kepada setiap konten jika terjadi indikasi pembajakan konten.

"Kami menerapkan Blockchain dan Fingerprint Combat sebagai basis teknologi di aplikasi Hyppe agar para content creator dapat menjaga hak kepemilikan konten mereka sekaligus dapat melakukan transaksi jual beli konten kepada sesama pengguna aplikasi Hyppe," tutur Magin M,Chief Strategy Officer Hyppe Teknologi Indonesia dalam keterangan yang diterima detikINET.

Blockchain sendiri berfungsi untuk mencatat data berdasarkan jaringan peer to peer yang terdesentralisasi, efisien dan aman karena dilindungi oleh penerapan algoritma kriptografi yang kuat. Penerapan teknologi Blockchain terhadap berbagai macam teknologi pun sudah mulai dilakukan di berbagai sektor.

Dengan adanya BaaS atau yang lebih dikenal dengan Blockchain as a Service, maka tingkat security layer pada sebuah teknologi aplikasi bisa ditingkatkan hingga tahap mustahil untuk dibobol, setidaknya hingga saat ini. Blockchain juga memberikan transparansi yang lebih baik, karena sifatnya yang immutable atau tidak bisa diubah dan aman.

Dengan teknologi Blockchain dan Fingerprint Combat yang diusungnya, Hyppe akan menjaga kepemilikan hak cipta untuk semua konten yang diunggah ke dalam aplikasi, dan mereka pun dapat memonetisasi atau menguangkan konten mereka.

Ke depannya, Hyppe Teknologi Indonesia juga akan terus mengembangkan berbagai platform digital lainnya dalam menyongsong era akses internet 5G yang saat ini ekosistemnya sedang dipersiapkan secara menyeluruh oleh pemerintah.

Sebagai aplikasi media sosial yang mengusung teknologi Blockchain dan Fingerprint Combat sebagai basis teknologinya, tentu akan menjadi keunggulan tersendiri bagi Hyppe. Oleh karena itu, ini menjadi peluang besar bagi Hyppe untuk bersaing di tingkat global.

"Saat ini masih kami develop, jadi tunggu aja ya. Kita upayakan aplikasi Hyppe ini dapat siap diluncurkan tahun ini." ungkap Sammy Goh, Chief Operating Officer PT Hyppe Teknologi Indonesia dalam keterangan yang sama.



Simak Video "Pasar Ajman Uni Emirat Arab Terbakar Hebat, Netizen Kirimkan Doa"
[Gambas:Video 20detik]
(asj/asj)