Apple Jadi Perusahaan Paling Bernilai Kalahkan Raja Minyak dari Arab

Apple Jadi Perusahaan Paling Bernilai Kalahkan Raja Minyak dari Arab

Rachmatunnisa - detikInet
Sabtu, 01 Agu 2020 20:49 WIB
Customers walk into an Apple Store after Apples new iPhone XS and XS Max went on sale in Beijing, China September 21, 2018. REUTERS/Jason Lee
Apple Jadi Perusahaan Paling Bernilai Kalahkan Raja Minyak dari Arab. Foto: Jason Lee/Reuters
Jakarta -

Meski di tengah kondisi pandemi, produk dan layanan Apple memperlihatkan performa yang baik. Menurut hitungan saham terbaru yang diajukan Apple dalam pengajuan peraturan, Apple saat ini jadi perusahaan paling berharga di dunia.

Dikutip dari Ubergizmo, saham Apple ditutup USD 425,18 (naik 10%) pada penutupan perdagangan Jumat (31/7) dengan kapitalisasi pasar sebesar USD 1,82 triliun berdasarkan harga saham dan nilai pasar saham.

Angka ini membuat Apple melesat mengalahkan perusahaan minyak Saudi Aramco yang sebelumnya memegang gelar perusahaan paling bernilai di dunia dengan nilai pasar USD 1,76 triliun.

Tentu saja, mengingat harga saham naik dan turun tergantung pada apa yang perusahaan lakukan dan seberapa besar kepercayaan investor, angka dan posisi ini bisa berubah sewaktu-waktu.

Tapi setidaknya, untuk saat ini Apple memegang mahkota sebagai yang paling berharga di dunia, dan itu bukan pencapaian yang mudah terutama di tengah situasi pandemi seperti sekarang.

Apple diperkirakan akan meluncurkan iPhone baru akhir tahun ini dengan konektivitas 5G. Tentu saja produk terbaru itu diharapkan meningkatkan sentimen positif bagi performa Apple di pasar saham. Namun tampaknya rencana itu harus molor.

Selain iPhone 5G, Apple juga rencananya akan merilis komputer Mac terbaru yang akan ditenagai chipset besutan mereka sendiri. Jadi, tergantung akan seperti apa penerimaan publik nantinya, akan berdampak pada harga saham Apple dan keseluruhan nilai perusahaannya.



Simak Video "Tertunda, iPhone 12 Belum Akan Dijual September 2020"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/rns)