Usai Larang Huawei, Inggris Siapkan Kapal Induk Awasi China

Usai Larang Huawei, Inggris Siapkan Kapal Induk Awasi China

Fino Yurio Kristo - detikInet
Kamis, 16 Jul 2020 17:03 WIB
HMS Queen Elizabeth
HMS Queen Elizabeth. Foto: Getty Images
London -

Setelah pemerintah Inggris memutuskan untuk melarang perangkat Huawei di jaringan 5G, militer negara itu dilaporkan menyiapkan kapal induk terbarunya, HMS Queen Elizabeth, untuk berpatroli di kawasan Timur Jauh, dekat dengan kawasan China. Tensi antara China dengan Inggris pun kemungkinan semakin tinggi.

HMS Queen Elizabeth, kapal induk anyar dan tercanggih milik Inggris senilai USD 3 miliar, kabarnya akan dikerahkan ke Timur Jauh pada tahun depan.

Dikutip detikINET dari Daily Mail, kapal bersangkutan bakal terlibat dalam latihan militer bersama Amerika Serikat dan Jepang. Aksi tersebut kemungkinan besar ditujukan untuk menangkal pengaruh China.

"Satu kapal induk (HMS Prince of Wales-red) akan mendukung NATO di Atlantik Utara. Di mana lagi untuk menempatkan yang lain (HMS Queen Elizabeth)? Di rute perdagangan utama dan untuk menangkal ancaman dari China yang kian besar," kata seorang sumber kepada The Times.

Rencananya, HMS Queen Elizabeth bakal membawa dua skuadron jet tempur mutakhir, F-35B Lightning II. Ia akan dijaga oleh dua kapal destroyer Type 45, kapal pencegat Type 23, dua kapal tanker serta helikopter.

Jika benar, China kemungkinan takkan tinggal diam. Apalagi salah satu perusahaan terbesar negara itu, Huawei, telah dicekal Inggris di mana operator di sana seperti BT dan Vodafone diberi waktu hingga tahun 2027 untuk menarik semua peralatan Huawei dari jaringan 5G.

Pemerintah China telah mengecam tindakan Inggris. "Cara kalian memperlakukan Huawei akan dilihat dengan sangat dekat oleh para pebisnis China lain," kata duta besar China untuk Inggris, Liu Xiaoming.

"Saya akan berargumentasi bahwa Inggris hanya akan menjadi Inggris yang hebat jika punya kebijakan luar negeri yang independen, daripada dipandang oleh China dan seluruh dunia, sebagai mitra junior Amerika Serikat," cetusnya lagi. Pengerahan HMS Queen Elizabeth pun berpotensi membuat ketegangan meningkat.



Simak Video "Swedia Larang Huawei dan ZTE, China Protes"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/fay)