Manchester United gagal meraih kemenangan meski Benjamin Sesko tampil gemilang dengan mencetak dua gol. Pertandingan Premier League di Turf Moor pada Rabu (7/1/2026) malam WIB berakhir dengan skor imbang 2-2. Ini menjadi laga pertama Manchester United pasca pemecatan Ruben Amorim, dengan Darren Fletcher bertindak sebagai pelatih interim.
Dilansir dari detikSport, tuan rumah Burnley unggul lebih dulu lewat gol bunuh diri Ayden Heaven pada menit ke-13. Sundulan silang Bashir Humphreys mengenai Heaven dan berbelok masuk ke gawang sendiri, membuat Burnley memimpin hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, MU tampil lebih agresif. Bruno Fernandes mengirim umpan terobosan akurat yang diselesaikan Sesko dengan tembakan pertama kali pada menit ke-50. Gol itu mengakhiri paceklik gol sang striker yang sempat melewati sembilan laga tanpa mencetak gol, sekaligus menjadi gol ketiganya musim ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sepuluh menit berselang, Sesko kembali mencatatkan namanya di papan skor. Patrick Dorgu melepas umpan silang dari sisi kiri yang disambut volley indah oleh penyerang asal Slovenia tersebut. MU pun berbalik unggul 2-1.
Namun, keunggulan itu tak bertahan lama. Burnley menyamakan kedudukan pada menit ke-66 melalui sepakan melengkung Jaidon Anthony dari jarak sekitar 18 yard yang tak mampu dijangkau kiper Senne Lammens. Gol spektakuler itu memastikan skor akhir 2-2.
Amorim Jadi Sasaran Sindiran Warganet
Penampilan gemilang Sesko langsung memicu reaksi masif warganet, khususnya di X (Twitter). Banyak pendukung MU menyinggung Amorim yang dinilai kerap menempatkan Sesko di bangku cadangan selama masa kepelatihannya. Mereka menilai potensi striker itu tidak dimaksimalkan, dan baru benar-benar "meledak" di laga pertama tanpa Amorim.
"Nah, sekarang Amorim sudah pergi, Sesko Dorgu akan meningkatkan performa tim. Ini yang terjadi, banyak pemain tidak senang bermain dengan sistem Amorim karena tidak menciptakan cukup peluang di lini depan, sehingga sering terjadi hasil imbang 1-1. Sekarang Amorim sudah pergi, banyak pemain akan bermain lebih baik, tetapi MU tetap membutuhkan manajer yang bagus," ujar @musk_hello.
"Sesko memiliki jumlah sentuhan bola lebih banyak dalam satu pertandingan daripada sepanjang masa baktinya di bawah asuhan Amorim," kata @Coumare31.
"Babak kedua itu adalah penampilan terbaik kalian sepanjang musim dan yang lebih hebat lagi, Sesko mencetak 2 gol. Ya, Amorim memang masalahnya," tuding @HarryPotterSto2.
"Sayangnya, dalam formasi Amorim, Ε eΕ‘ko jarang mendapatkan kesempatan sebanyak yang ia dapatkan di pertandingan ini," kata @varthdaderX.
Tapi tidak sedikit warganet yang membela Amorim.
"Teriakan histeris terdengar di mana-mana saat Sesko mencetak gol kedua! Kita semua ingin United sukses! Sebenarnya Amorim dan sistemnya bukanlah masalahnya!" kata @richman_no16060.
"Apakah kamu menonton pertandingan melawan Leeds? Apakah Amorim yang menyuruh Sesko untuk melewatkan bola-bola itu? Terkadang kalian memang selalu gila! Jadi, kamu mencoba mengatakan bahwa selama masa Amorim, mereka tidak menciptakan peluang untuk Sesko ?" ungkap @richman_no16060.
(afr/afr)