Potensi Emas Anak Milenial, Dari Hobby Jadi Jobby

Potensi Emas Anak Milenial, Dari Hobby Jadi Jobby

Fitraya Ramadhanny - detikInet
Senin, 29 Jun 2020 19:12 WIB
dYouthizen Virtual Class Jilid 3 Hari Kedua Kristo dan Nadhira
Potensi Emas Anak Milenial di d'Youthizen Virtual Class (Foto: detikcom)
Jakarta -

Ini patut dibaca untuk generasi milenial. Jangan ragu menggali potensi di zaman digital. Hobi pun bisa jadi pekerjaan.

d'Youthizen Virtual Class pada Senin (29/6/2020) menampilkan kuliah online dengan doses tamu content Kristo Immanuel yang jago meniru suara tokoh terkenal dan Nadhira Nuraini Afifa, alumni Harvard University yang membanggakan Indonesia dengan pidato kelulusannya.

Mereka bicara soal menggali potensi emas generasi milenial. Kristo Immanuel mengatakan hobi bisa menjadi pekerjaan selama itu dilakoni dengan kreatif, konsisten dan percaya diri.

"Saya bilangnya hobby jadi jobby, jadi pekerjaan. Tipsnya mesti kreatif, konsisten dan confident," kata dia dalam kuliah online yang digelar detikcom.


Sedangkan Nadira memilih menggali potensi dengan mengejar gelar S2 ke Harvard University. Menurutnya gelar Master adalah pilihan, bukan kewajiban anak muda. Ketika ingin menjadi pakar suatu bidang dan mengembangkan karir di masa depan, maka gelar master perlu dikejar oleh generasi milenial.

"Cari minatnya apa, pilih 2-5 universitas untuk daftar, pikirkan ranking, silabus dan tingkat penerimaan. Beasiswa ada banyak pilihannya, bukan cuma LPDP," ujarnya.

Banyak peserta virtual class bertanya kepada mereka seputar rasa minder dan orang-orang yang sinis ketika anak muda mengejar cita-cita. Kristo dan Nadhira sepakat, jangan biarkan energi negatif menghambat anak muda mengejar cita-cita.

"Kita nggak bisa menyenangkan semua orang. Yang penting kita punya pendirian atas opini kita," kata Kristo.

"Jangan terlalu memikirkan apa kata orang. Karena sebagus apapun kita, pasti ada pro dan kontra. Terkadang ketakutan itu ada di pikiran kita sendiri," kata Nadhira.

Jadi, apa saran Kristo dan Nadhira agar generasi milenial bisa memaksimalkan potensi emas mereka apapun minat dan bidangnya?


"Jangan gampang puas, push yourself, jangan cepat menyerah," kata Kristo.

"Fokus dengan apa yang kita lakukan, tetap punya cita-cita tinggi. Jadi dengan itu kita semangat setiap hari menjalani hidup," kata Nadhira.

Acara ini disponsori oleh vivo V19, Perfect Night Perfect You. Kini vivo V19 dapat dibeli melalui layanan Whatsapp atau delivery service. Dapatkan juga promo tengah tahun di Toko Resmi vivo di e-commerce. Cek info lebih lanjutnya di vivo.com/id.

d'Youthizen Virtual Class edisi ketiga berakhir sudah. Tetap panteng medsos @dyouthizen dan @detikcom untuk dapat informasi acara d'Youthizen selanjutnya atau berita/isu terkini dan informasi acara lainnya untuk generasi milenial.



Simak Video "Milenial Berpotensi Sebagai Silent Killer di Masa Pandemi Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(fay/rns)