Bantu Ekonomi Saat Pandemi, Facebook Shops Meluncur

Bantu Ekonomi Saat Pandemi, Facebook Shops Meluncur

Fitraya Ramadhanny - detikInet
Rabu, 27 Mei 2020 10:38 WIB
WASHINGTON, DC - APRIL 10:  Facebook co-founder, Chairman and CEO Mark Zuckerberg departs after testifying before a combined Senate Judiciary and Commerce committee hearing in the Hart Senate Office Building on Capitol Hill April 10, 2018 in Washington, DC. Zuckerberg, 33, was called to testify after it was reported that 87 million Facebook users had their personal information harvested by Cambridge Analytica, a British political consulting firm linked to the Trump campaign.  (Photo by Win McNamee/Getty Images)
Bantu Ekonomi Saat Pandemi, Facebook Shops Meluncur (Foto: Getty Images)
Jakarta -

Ekonomi dunia terpukul saat pandemi virus Corona. Jualan dengan platform online jadi andalan. Facebook Shops meluncur untuk membantu usaha kecil.

"Facebook Shops membantu usaha kecil membuat toko di dalam aplikasi kami dan ini akan jadi pengalaman cepat untuk orang-orang mencari produk dan membeli barang secara langsung," kata CEO Facebook, Mark Zuckerberg kepada CBS News.

Dilansir News.com Australia yang dilihat Rabu (27/5/2020) ini jadi langkah besar Facebook mengadaptasi e-commerce di aplikasinya. Bukan cuma Facebook, hal ini juga mencakup Instagram.

Sebelumnya, pengguna berjualan dengan akun biasa saja di Facebook tanpa platform khusus. Namun nantinya semua akan terintegrasi dengan baik menggandeng Shopify dan 7 platform e-commerce lainnya dengan target 160 juta usaha kecil di seluruh dunia.


"Usaha kecil butuh cara baru untuk menemukan pembeli," kata CEO Shopify, Tobias Lutke.

Kembali ke Zuckerberg, dia mengatakan COVID-19 bukan cuma darurat kesehatan, tapi juga krisis ekonomi. Facebook mencoba membantu mereka.

"COVID-19 bukan cuma darurat kesehatan tapi krisis ekonomi sungguhan yang menyulitkan usaha kecil. Kami melihat banyak usaha kecil pindah ke bisnis online dan kami ingin mempermudah mereka," kata Zuckerberg.

Nantinya akan ada model in-app purchases, kan komunikasi penjual dan pembeli di WhatsApp, Messenger dan Instagram Direct. Zuckerberg menjadi history pembelian akan tetap dijaga privat untuk pengguna masing-masing.

Facebook juga menjajaki video live sebagai sarana berjualan para penggunanya. "Kita akan buat lebih mudah untuk belanja produk secara real time," kata dia.



Simak Video "38 Daerah Berubah Status Jadi Zona Hijau, Mana Saja?"
[Gambas:Video 20detik]
(fay/fyk)