Selasa, 07 Jan 2020 12:39 WIB

Ramai Reynhard Sinaga Predator Seks, Ini Kemungkinan Orang Buat Video Seks

Aisyah Kamaliah - detikInet
Reynhard Sinaga diketahui merekam kegiatan aktivitas seksualnya. Foto: Getty Images
Jakarta - Reynhard Sinaga menghebohkan publik setelah dinyatakan sebagai predator seks. Reynhard Sinaga memperkosa 48 pria dan dihukum dengan penjara seumur hidup.

Dari sisi psikologi, Reza Indragiri Amriel Ahli Psikologi Forensik memberikan pendapatnya mengenai perilaku yang dilakukan Reynhard. Diketahui, Reynhard selalu mendokumentasikan aksi kejinya melalui iPhone 4 dan iPhone 6 miliknya.

Perilaku ini diduga Reza sebagai salah satu dampak dari 'inferiority complex' di mana kondisi ini digambar sebagai adanya perasaan tidak memenuhi standar, keraguan dan ketidakpastian tentang diri sendiri, dan kurangnya kepercayaan diri dari seseorang yang membuatnya terdorong mencari pengakuan.


"Perkiraan saya tentang inferiority complex yang dikompensasi untuk mendapat superiority itu didukung pula rekaman-rekaman yang dilakukan pelaku. Laksana CV berisi daftar 'prestasi' (portofolio)," jelasnya kepada detikINET.

Ia menerangkan perilaku ini dilakukan kemungkinan secara sadar guna 'mengangkat' kondisi rendah diri kronis yang dialaminya.

Reza pun menggaris bawahi siapa saja dapat menjadi korban dari kekerasan seksual pelakunya. Yang jadi pertanyaan bisa kah perilaku ini dihentikan?

"Bisa," jawab Reza secara singkat.

Diketahui sebelumnya, polisi melaporkan menemukan bukti 3,29 terabyte konten grafis di telepon genggam Reynhard atau setara dengan 250 DVD atau 300.000 foto. Total sudah ada 48 korban yang telah terbukti mengalami kekerasan seksual.



Simak Video "Awkarin Ikut Komentari Kasus Pemerkosaan oleh Reynhard Sinaga"
[Gambas:Video 20detik]
(ask/ask)