Sabtu, 23 Nov 2019 08:00 WIB

Sentuhan Teknologi, Bikin Gus Dur 'Hidup' Kembali

Agus Tri Haryanto - detikInet
Foto: Agus Tri Haryanto/detikINET
Jakarta - Abdurrahman Wahid atau Gus Dus telah meninggal hampir satu dekade yang lalu. Namun berkat sentuhan teknologi, Presiden RI ke-4 itu bisa 'hidup' kembali dan membuka ajang Disrupto 2019, Jakarta.

Bukan dalam bentuk fisik, melainkan Gus Dur hadir berwujud lukisan yang bisa berbicara. Semua itu dimungkinkan karena memanfaatkan teknologi Augmented Reality (AR).


"Tuhan Yang Maha Esa telah memberikan keragaman yang sangat besar dalam beragama, dalam berasal-usul etnik, dan sebagainya. Atas dasar itulah, saya mengucapkan selamat kepada Anda dalam forum ini," ucap Gus Dur, Jumat (22/11/2019).

Pada pembukaan Disrupto 2019 ini juga dihadiri langsung Yenny Wahid yang tak lain adalah salah satu putri almarhum Gus Dur.

Mengambil tema "The Future of Humanity", Disrupto 2019 yang diselenggarakan oleh WIR Group ini ingin memaparkan bagaiman pemanfatan AI, AR, dan VR dapat digunakan di berbagai sektor industri di Tanah Air. Teknologi ini juga yang bisa jadi solusi perusahaan dalam meningkat bisnisnya.

CEO & Co-Founder WIR Group Michael Budi mengatakan WIR Tech Outlook di Disrupto, industri ritel merupakan salah satu industri yang memiliki pertumbuhan tercepat dengan konsumen yang menuntut diferensiasi dalam pengalaman mengkonsumsi dan berbelanja.

Sehingga, kata Budi, teknologi digital reality berperan sebagai solusi strategis dalam pengembangan bisnis dan transformasi.

"Teknologi digital reality bersifat inklusif karena bisa diterapkan di beragam sektor, seperti fintech, kesehatan, agrikultur, transportasi, dan pelayanan informasi di bandara serta lainnya," tutur Budi.

Sentuhan Teknologi, Bikin Gus Dur 'Hidup' KembaliFoto: Agus Tri Haryanto/detikINET

Disrupto 2019 diadakan selama tiga hari, mulai dari 22-24 November 2019 di Plaza Indonesia, Jakarta. Ada lima stage di acara ini, yakni Disrupto Hall, Atrium On4, MFH, Disrupto Society, dan VOS Stage.

Adapun penampilan teknologi mutakhir, seperti Furhat Robotik yang mampu berkomunikasi dua arah dengan ekspresi wajah dan gestur yang natural. Kemudian, Tilly Lockey sang gadis dengan tangan bionic, Cyberdyne perusahaan robot asal Jepang untuk membantu para lansia, hingga Watergen perusahaan yang menciptakan teknologi untuk mengubah udara menjadi air yang aman dikonsumsi.

Simak Video "Pendeta Papua Percaya Ma'ruf Amin Bisa Atasi Konflik di Papua"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/afr)