Kamis, 24 Okt 2019 20:13 WIB

Hasil Riset, Grab Sumbang Ekonomi ke Bandung Rp 10,1 Triliun

Yakob Arfin - detikInet
Foto: Dok. Grab Foto: Dok. Grab
Jakarta - Kehadiran Grab berhasil berkontribusi positif terhadap peningkatan ekonomi di Kota Bandung. Melalui penciptaan lapangan kerja dan peningkatan pendapat para mitra GrabCar, GrabBike, mitra merchant GrabFood, dan agen GrabKios, nilai kontribusi Grab mencapai nilai Rp 10,1 triliun. Nilai ini merupakan hasil riset yang dilakukan Centre for Strategic and International Studies (CSIS) dan Tenggara Strategics.

Kontribusi Grab terhadap ekonomi Kota Bandung sejalan dengan program kontribusi sosial Grab for Good yang diperkenalkan Grab pada September lalu. Grab ingin memberdayakan lebih banyak masyarakat Asia Tenggara untuk menjangkau sejumlah akses krusial ke teknologi, peningkatan keterampilan dan layanan digital-yang bagi sebagian orang merupakan kesempatan pertama kalinya.

Head of Public Affairs Grab Indonesia Tri Sukma Anreianno mengatakan Indonesia siap menjadi salah satu ekonomi terbesar di Asia, namun pada kenyataannya tidak semua orang memiliki kesempatan yang sama untuk ikut tumbuh bersama Indonesia yang tengah tumbuh.

"Jika sektor swasta secara aktif menciptakan program-program untuk komunitas lokal, maka teknologi dapat lebih dijangkau oleh lebih banyak orang, dan proses pembelajaran keterampilan-keterampilan baru dapat dengan segera mengubah kehidupan lebih banyak orang di Indonesia," kata Tri dalam keterangan tertulis, Kamis (24/10/2019).


Kontribusi terbesar dihasilkan oleh GrabBike dengan nilai Rp 4,59 triliun, yang selanjutnya disusul oleh GrabFood dengan nilai kontribusi sebesar Rp 3,76 triliun. GrabBike dan GrabCar juga berkontribusi dalam penciptaan lapangan kerja di Kota Bandung. Sebelum bermitra dengan Grab, 38% mitra GrabBike dan 39% mitra GrabCar tidak memiliki sumber penghasilan sama sekali.

Dengan menawarkan peluang pendapatan kepada sekitar 300.000 pengemudi dan 40.000 agen Kudo individual yang sebelumnya menganggur, diperkirakan input ekonomi Grab mencapai Rp 16,4 triliun pada 2018.

Sementara itu Peneliti Ekonomi Tenggara Strategics Lionel Priyadi mengatakan formulasi kebijakan terkait ekonomi digital seharusnya mempertimbangkan kesejahteraan seluruh pihak terkait agar manfaatnya bisa dirasakan secara optimal.

"Melalui riset ini, kita bisa melihat bagaimana Grab memberikan peluang yang sama bagi seluruh lapisan masyarakat di Indonesia, termasuk Bandung, untuk mengambil peran dalam ekonomi digital," kata Lionel.

Lionel pun menilai pertumbuhan ekonomi ini harus bisa dinikmati oleh setiap orang dari berbagai kalangan di Indonesia, mulai dari bisnis-bisnis skala kecil hingga masyarakat umum. Satu-satunya cara kita semua dapat meraih kesuksesan adalah dengan memastikan setiap pihak benar-benar menjalankan fungsinya.

Dari survei yang dilakukan di lima kota besar di Indonesia, yaitu Jakarta, Bandung, Surabaya, Makassar, dan Medan, dapat diestimasi kehadiran Grab telah memberi kontribusi kepada perekonomian nasional Indonesia sebesar Rp 48,9 triliun.

Terkait komitmen Grab untuk menciptakan dampak positif, Tri mengungkapkan ingin membangun sebuah platform inklusif.

"Grab ingin membangun sebuah platform yang inklusif, dan telah menjadi komitmen kami untuk menciptakan dampak positif dan berkelanjutan di setiap negara tempat kami beroperasi. Grab for Good," ungkap Tri.


Hal ini mendorong masyarakat untuk menjadi bagian dari ekonomi digital yang tengah tumbuh dengan pesat dan memberikan mereka lebih banyak pilihan serta kesempatan untuk memiliki

Sebagai bagian dari komitmen Grab for Good, peningkatan proses dan sejumlah fitur pun baru akan ditambahkan ke dalam aplikasi Grab untuk memudahkan mitra pengemudi berkomunikasi dengan para pelanggan, mendapatkan bantuan layanan pelanggan melalui fitur pesan instan khusus. Selain itu, Tri menambahkan, Grab juga akan melakukan serangkaian pelatihan bulanan untuk memastikan mitra pengemudi dapat melayani pelanggan penyandang disabilitas.

"Grab terus berkomitmen untuk membawa dampak positif dari teknologi untuk Indonesia dengan meningkatkan inklusi dan literasi digital, memberdayakan wirausahawan mikro dan bisnis skala kecil serta membangun angkatan kerja yang siap menyambut masa depan," tutup Tri.

Simak Video "Yuk Pesan Menu Eksklusif Lewat GrabFood Signature"
[Gambas:Video 20detik]
(prf/fay)