Jumat, 26 Jul 2019 10:44 WIB

Kisah Menarik Srikandi Teknologi Rintis Bisnis Internet

Aisyah Kamaliah - detikInet
Shinta Dhanuwardoyo. Foto: Aisyah Kamaliah Shinta Dhanuwardoyo. Foto: Aisyah Kamaliah
Jakarta - Shinta Dhanuwardoyo adalah salah satu perempuan yang bergelut di dunia digital jauh sebelum banyak orang melek internet. Pendiri situs agen periklanan bubu.com ini bahkan sudah menyadari kekuatan digital sejak tahun 1996.

Saat berbincang dengan detikINET, srikandi teknologi itu mengungkap bahwa kecanggihan internet membuat ia terkagum dan terinspirasi untuk berbuat sesuatu yang besar.

"Waktu itu saya bangun tahun 1996. Jadi i'm probably one of digital player di Indonesia selain detikcom. Waktu itu kita awalnya web design company, web developer, 2006 aku ubah jadi digital agency," tuturnya, Kamis (25/7/2019), di kantor detiknetwork, Kapten Tendean, Jakarta Selatan.


Shinta sebenarnya menempuh pendidikan arsitektur dan master business di negeri Paman Sam. Namun saat menjalani pendidikan S2, Shinta diminta oleh orang tuanya untuk mencari uang sendiri. Di sanalah titik awal ia berkenalan dengan dunia digital.

"Karena saya harus cari duit sendiri saya kerja di computer lab, di situlah saya belajar apa yang namanya internet. Terus saya otodidak belajar sendiri how to build a website, lewat internet, saya melihat internet tuh powerful banget!" ujarnya antusias.

Karena rasa penasaran, Shinta mulai belajar untuk membuat website sendiri. Ia pun mulai menyadari bahwa internet tidak akan menjadi media yang kecil dan suatu saat akan menjadi hal yang dahsyat.

"Saya orang yang sangat percaya dengan internet. Makanya waktu balik ke Indonesia saya kerja consultan management company, nggak lama bikin bubu.com," tuturnya. Visi Shinta pun terbukti, Bubu kemudian berkembang menjadi lebih besar.

Hal ini pun berlanjut, Shinta kerap jadi orang yang 'kepagian' dan ini yang membawanya menuju gerbang digital lebih luas. "Aku selalu 'kepagian'," ungkapnya sembari tertawa kecil.


"Aku salah satu pemain e-commerce pertama di Indonesia. Plasa.com itu aku yang bikin dari nol, e-commerce, sekarang jadi blanja.com. Aku yang pertama melakukan joint venture dengan e-bay. Sudah kepagian e-commerce, aku kepagian lagi jadi venture capital pertama, mungkin di indonesia yang invest di start up. 2010 atau 2011 orang belum invest di start up, aku sudah mulai invest, jadilah aku bikin nusantara venture," lanjutnya.

Nama Bubu pun semakin dikenal. Otomatis pertanyaan mengenai pemilihan nama Bubu pun sering mampir ke telinga Shinta. Kenapa harus Bubu, sih?

"Nah itu biar ditanya. That's the whole idea, karena saya tahu orang akan nanya kenapa namanya bubu. Satu karena spelling-nya mudah diingat dan pasti ditanya kenapa bubu dan itu menjadi trend yang mudah diingat. Bubu nama anjing saya," cetusnya.

Simak Video "Atraksi Antu Bubu, Belitung"
[Gambas:Video 20detik]
(ask/fyk)