Kamis, 18 Jul 2019 18:05 WIB

Dukung Cashless, JK Gandeng Go-Pay Gagas Kotak Amal Masjid Digital

Akfa Nasrulhak - detikInet
Foto: Dok. Go-Jek Foto: Dok. Go-Jek
Jakarta - Dewan Masjid Indonesia (DMI) menggandeng Go-Pay untuk mendorong digitalisasi ratusan masjid di Indonesia yang berada di bawah naungan DMI. Lewat kerja sama ini, Go-Pay memperkenalkan inovasi donasi digital berupa kode QR untuk memberikan kemudahan tak hanya bagi donatur, tapi juga bagi pengelola masjid.

Wakil Presiden Republik Indonesia sekaligus Ketua Umum Pimpinan Pusat DMI, Jusuf Kalla (JK), mengatakan Indonesia memiliki masjid terbanyak di dunia, yakni sekitar 800 ribu bahkan mendekati satu juta masjid. Menurutnya, masjid berfungsi dengan baik ketika dapat memakmurkan masjid dan memakmurkan jemaahnya.

"Hari ini kita juga tandatangani dengan Go-Pay bagian dari Go-Jek. Kenapa kita tandatangani, mulai dari sekarang kita punya uang cash di kantong sudah berkurang. Semua transaksi sudah menggunakan handphone untuk pembayaran. Bahayanya, nanti saat kotak amal diedarkan kosong karena uang semua di handphone," ujar JK, dalam keterangan tertulis, Kamis (18/7/2019).




Saat membuka acara Milad DMI di Jakarta, JK mengatakan ke depannya jemaah dapat menyumbang ke masjid cukup dengan scan kode QR yang dapat ditemukan di masjid maupun di jalanan.

"Kami berharap dengan terjalinnya kerja sama ini, semakin banyak masyarakat yang berdonasi, dan pengurus masjid juga dimudahkan dengan pengumpulan donasi yang aman dan transparan," ujar CEO Go-Pay Aldi Haryopratomo.

Menurut Aldi, kemudahan donasi yang ditawarkan Go-Pay melalui QR code mendongkrak jumlah transaksi donasi digital selama setahun terakhir. Sejak Juli 2018 hingga Juni 2019, Go-Pay telah mencatat pemanfaatan donasi digital melalui Go-Pay mengalami peningkatan sebesar 400 kali lipat.




Sebagai informasi, sebelumnya Go-Pay juga berkolaborasi dengan Nahdlatul Ulama (NU) Care-LazisNU untuk mempermudah masyarakat melakukan pembayaran zakat, infaq, dan sedekah (ZIS) secara non-tunai. NU Care-LazisNU merupakan lembaga zakat tingkat nasional, badan otonom di bawah naungan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Dikutip dari situs resminya, NU CARE telah memiliki jaringan pelayanan dan pengelolaan ZIS di 12 negara, di 34 provinsi, dan 376 kabupaten atau kota di Indonesia.



Dukung Cashless, JK Gandeng Go-Pay Gagas Kotak Amal Masjid Digital


Simak Video "Sedekah Jadi Mudah Lewat Go-Pay"
[Gambas:Video 20detik]
(prf/krs)