Jumat, 12 Jul 2019 18:50 WIB

Langkah Go-Jek Ini Bikin Pelanggan Merasa Aman Naik Ojol 

Akfa Nasrulhak - detikInet
Foto: Gojek Foto: Gojek
Jakarta - Aplikasi super app Go-Jek membuat program keselamatan berkendara (safety riding) demi memberikan rasa aman baik bagi mitra pengemudi maupun pelanggan. Kehadiran program safety riding ini bekerja sama dengan Rifat Drive Labs (RDL) dan fitur emergency.

Rasa aman diberikan Go-Jek mulai sebelum melakukan perjalanan seperti pengecekan kelayakan kendaraan oleh mitra yang dilatih oleh RDL. RDL merupakan konsultan keselamatan berkendara dari PT Sarana Aman Berkendara yang dimiliki Rifat Sungkar yang sudah berdiri semenjak 1 November 2014.

Selama perjalanan pun pengguna juga akan tetap merasa aman dan nyaman dengan adanya fitur membagikan perjalanan, tombol darurat, dan call center yang siap sedia selama 24 jam 7 hari. Mitra driver Go-Jek, Muhammad Rahman mengatakan dengan kehadiran program ini dapat memberi keuntungan pendapatan, selain daripada keamanan berkendara.

"Go-Jek lebih terdepan dalam keamanan dan kenyamanan berkendara. Ini tentunya memberikan keuntungan bagi kita mitra, selain kesejahteraan pendapatan," ungkap Rahman dalam keterangan tertulis, Jumat (12/7/2019).


Rahman mengatakan, Go-Jek juga memberikan pelatihan keamanan berkendara. Pelatihan tersebut rutin diadakan. Ini tentunya dimanfaatkan oleh para mitra driver.

"Tidak ada yang malas mengikuti pelatihan. Malah, kami-kami ini (mitra driver), justru semangat. Ini demi kita-kita juga," sambungnya.

Pelatihan keamanan dan keselamatan dalam berkendara juga memberikan dampak positif kepada driver. Selain menambah wawasan mereka dan rasa sadar dalam berkendara, hal ini juga menambah keakraban dengan driver lain dan juga aplikator.

Sebelumnya, Go-Jek juga menerapkan sistem rekrutmen yang selektif. Proses seleksi ini dilakukan bagi calon mitra yang benar-benar layak mengendarai sepeda motor, misalnya, pembuatan dan kelengkapan SIM, STNK dan lain-lain.

"Dari awal rekrutmen, sebenarnya sudah mengedepankan ketertiban. Jadi, kalau SIM atau STNK mati, ya kita tidak boleh menjadi mitra," ujar Rahman.

Baru-baru ini, Go-Jek juga menerapkan fitur keamanan menyeluruh. Fitur tersebut berfungsi untuk mempercepat penanganan darurat. Fitur ini bisa digunakan jika ada kejadian yang tidak terduga, misalnya, ada kejadian kecelakaan lalu lintas. Driver atau pun customer bisa mengklik fitur tersebut di aplikasi. Tim Siaga Darurat dari Go-Jek akan cepat menanggapi dan langsung turun ke lapangan.

Pengamat Ekonomi dari Sumatera Utara Gunawan Benyamin mengatakan, aplikator memang memiliki tanggung jawab terkait keamanan dan keselamatan. Namun hal ini bukan hanya untuk salah satu aplikator saja, melainkan tanggung jawab semua perusahaan transportasi.

"Pastinya kita mengapresiasi kalau ada fitur semacam itu. Memang pada dasarnya urusan masalah keselamatan ini bukan hanya urusan salah satu aplikator saja. Tetapi seharusnya menjadi tugas bersama dari penyedia jasa aplikasi, mitra driver, pengguna, dan pembuat kebijakan," ujar Gunawan.


Gunawan juga meminta kepada pihak aplikator yang sudah menyediakan fitur tersebut juga turut memberikan edukasi, baik kepada mitra driver atau pun kepada penggunanya.

"Jadi fitur keamanan Go-Jek memang menjadi salah satu keunggulan yang seharusnya diikuti semua moda transportasi. Ini penting bagi kita semua. Karena ini masalah vital di mana nyawa yang jadi urusannya," ujar Gunawan.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol R.P. Argo Yuwono mengatakan perusahaan transportasi dituntut harus mengedepankan untuk memberi rasa aman dan nyaman dalam berkendara.

"Pengemudi (mitra driver) merupakan kewenangan dari aplikator. Itu merupakan wewenang dari aplikatornya. Dia berharap setiap aplikasi ojek online dapat meminimalisir kecelakaan lalu lintas. Kita berharap semua baik. Tidak ada kejadian (kecelakaan)," ungkap Argo.




Simak Video "Pengguna Go-Jek Kini Bisa Pantau Rute Perjalanan Orang Terdekat"
[Gambas:Video 20detik]
(mul/mpr)


Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed