Rabu, 12 Jun 2019 13:28 WIB

Tinggal 5 Hari Lagi, Ini Cara Daftar Lomba Grab AI

Akfa Nasrulhak - detikInet
Foto: Dok. Grab Foto: Dok. Grab
Jakarta - Setelah mengumumkan perlombaan Grab AI for S.E.A beberapa waktu lalu, tak terasa batas waktu pendaftaran akan segera berakhir, tepatnya pada 17 Juni 2019.

Untuk mengajak lebih banyak talenta terbaik, Grab juga mengadakan roadshow 'AI for S.E.A' di Ho Chi Minh City, Jakarta, Kuala Lumpur, Manila, dan Singapura. Para peserta yang tertarik dapat mempelajari lebih lanjut tentang tata cara perlombaan, tim AI Grab, dan pertanyaan mereka dapat dijawab oleh tim Grab.

"Kami sangat senang melihat antusiasme dari calon ahli AI yang sudah mengirimkan submission mereka sampai saat ini. Kami percaya dalam pemanfaatan teknologi untuk kebaikan dan berinvestasi dalam jumlah besar untuk data science, machine learning, dan kapabilitas AI milik kami," ujar Managing Director of Grab Indonesia Neneng Goenadi dalam keterangan tertulis, Rabu (12/6/2019).




Untuk para talenta teknologi yang tertarik mengikuti program ini bisa mengunjungi situs resmi www.aiforsea.com agar dapat mengetahui lebih lanjut tentang tema perlombaan dan mengunduh data set terkait. Kandidat yang terpilih untuk babak selanjutnya akan diumumkan pada 24 Juni 2019.

Finalis akan mempresentasikan solusi mereka di acara Demo Day di minggu pertama bulan Juli, dan pemenang akan diumumkan di hari yang sama.

Melalui kompetisi ini, Grab akan memilih 50 peserta terbaik yang akan ditawarkan kesempatan untuk bekerja secara full-time di Grab, dan memperoleh hadiah uang tunai untuk lima orang terbaik. Pemenang utama akan mendapatkan hadiah sebesar SGD 10 Ribu atau Rp 104 juta (kurs Rp 10.418).




"Seiring terus berkembangnya tim data kami, kami berharap kompetisi ini dapat mengajak talenta baru untuk nantinya bekerja bersama Grab untuk memberikan solusi atas permasalahan di Asia Tenggara, khususnya Indonesia, untuk tujuan yang lebih baik," ujar Neneng.

Neneng menambahkan bahwa di Indonesia ada banyak sekali talenta muda yang ahli di bidang pengembangan AI, namun mungkin belum memiliki wadah yang tepat.

"Grab AI for S.E.A dapat menjadi wadah bagi mereka untuk berkreasi dan berkontribusi dalam mengatasi problematika yang ada di Indonesia," ujar Neneng.





(ega/krs)