Sabtu, 20 Apr 2019 16:01 WIB

Facebook Kepergok Koleksi 1,5 Juta Daftar Kontak Pengguna

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Facebook. Foto: Reuters Facebook. Foto: Reuters
Jakarta - Ada aktivitas mengganggu yang dilakukan Facebook selama tiga tahun terakhir, yaitu mengumpulkan 1,5 juta daftar kontak milik penggunanya.

Aktivitas ini baru diketahui setelah seorang peneliti keamanan menyadari bahwa Facebook meminta pengguna untuk memasukkan password emailnya ketika memverifikasi identitasnya saat pertama login ke dalam akun Facebooknya.

Pengguna yang memasukkan passwordnya itu akan melihat pesan pop-up yang menyatakan proses ini akan mengimpor daftar kontak mereka, tanpa seizin pengguna, demikian dikutip detikINET dari Cnet, Sabtu (20/4/2019).



Hal ini pun kemudian dikonfirmasi oleh seorang juru bicara Facebook, yang menyebut ada 1,5 juta daftar kontak pengguna sudah terkumpul sejak Mei 2016. Menurutnya, hal ini dilakukan Facebook untuk membangun situs koneksi sosial Facebook dan merekomendasikan pengguna lain untuk menambah daftar temannya.

"Bulan lalu kami berhenti menawarkan verifikasi password email sebagai opsi bagi pengguna yang mau memverifikasi akun mereka ketika mendaftar ke Facebook. Saat kami melihat di tahap yang perlu dilewati ini kami menemukan di sejumlah kasus di mana daftar kontak email pengguna juga tak sengaja ikut terunggah ke Facebook," ujarnya.

Ketidaksengajaan ini -- setidaknya itulah yang diklaim Facebook -- seharusnya bisa dihindari. Terlebih lagi Facebook saat ini adalah jejaring media sosial terbesar di dunia, yang mengontrol data lebih dari 2 miliar orang.

Kebijakan Facebook dalam mengontrol data ini sebelumnya juga dipertanyakan dalam skandal Cambridge Analytica yang membuat data dari 87 juta pengguna Facebook diakses oleh pihak yang tak seharusnya mendapat akses.

(asj/fyk)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed