Kamis, 18 Apr 2019 19:25 WIB

Cari Usaha Mikro, Grab Buka Program Ventures Velocity Tahap Kedua

Nabilla Novianty Putri - detikInet
Foto: Grandyos Zafna Foto: Grandyos Zafna
Jakarta - Grab mengumumkan pembukaan pendaftaran program Grab Ventures Velocity (GVV) angkatan ke-2 bagi para startup. Program tersebut bertujuan untuk mendukung startup-startup yang sedang berkembang lebih lanjut (scale up).

Grab Ventures Velocity tahap kedua ini akan berlangsung dari Juni hingga Agustus. Tema yang diangkat yaitu 'Memberdayakan Pengusaha Mikro di Asia Tenggara' yang dibuka hingga 15 Mei 2019 di ventures.grab.com/gvv.

"Pada angkatan pertama tahun lalu, kami menguji beberapa use cases yang baru dalam aplikasi Grab. Sekarang di angkatan ke-2, kami mencari startup yang sedang berusaha untuk 'Memberdayakan Pengusaha Mikro' melalui solusi yang unik. Pengusaha mikro ini bisa jadi para petani atau banyak toko di pinggir jalan yang berpotensi menjadi tulang punggung perekonomian Asia Tenggara," ungkap Head of Grab Ventures Chris Yeo dalam web resminya, Kamis (18/4/2019).

"Kami menyadari tantangan yang dihadapi para startup di bidang ini. Meningkatkan sisi penawaran, sisi permintaan, dan sistem operasi platform mereka secara bersamaan merupakan masalah yang memakan waktu dan juga mahal untuk dipecahkan. Melalui GVV, kami akan membantu startup ini dengan berkembang lebih cepat dengan menyediakan akses ke basis pengguna Grab yang luas dan aset regional kami yang eksklusif," imbuhnya.




Sejalan dengan hal tersebut, GVV membuka aplikasi untuk 2 jalur program. Jalur pertama adalah Pemberdayaan Petani (Empower Farmers), yang mencakup solusi inovatif yang akan memberdayakan petani dengan membantu mereka membawa bahan makanan segar yang terjangkau dan berkualitas tinggi kepada pelanggan di seluruh Asia Tenggara.

Jalur Pemberdayaan Petani akan memilih 3-5 startup dari Asia Tenggara yang men-distrupt rantai pasokan makanan segar tradisional, yang mencakup daging, buah-buahan dan sayuran.

Jalur kedua yaitu Pemberdayaan Usaha Kecil (Empower Small Businesses) berupaya pencarian startup yang memelopori solusi inovatif untuk memberdayakan pedagang kecil dengan cara menurunkan biaya dan menyederhanakan operasional mereka serta meningkatkan pendapatan mereka. Startup dari Indonesia dan seluruh Asia Tenggara akan menguji coba solusi mereka di Indonesia dengan jaringan agen Kudo.

"Di samping itu, startup di jalur Pemberdayaan Usaha Kecil kami akan memiliki akses yang unik ke jaringan agen Kudo yang tak tertandingi," kata Yeo.

Startup yang berpartisipasi untuk kedua jalur akan memiliki kesempatan untuk menguji coba solusi mereka dalam ekosistem Grab. Selain itu, para startup juga akan mendapatkan akses ke jaringan penasihat C-level serta ahli internal dan eksternal yang dimiliki oleh Grab. Di sisi teknologi, startup tersebut akan memanfaatkan sumber daya GrabPlatform, seperti API cloud Grab, dan sumber daya Kudo untuk mempercepat pengembangan produk mereka.




Jika para startup berhasil dalam tahap uji coba, akan ada 2 startup di angkatan kedua ini yang akan menerima kemitraan dengan Grab untuk meningkatkan skala bisnis mereka lebih lanjut bersama dengan Grab.

"GVV merupakan pengalaman yang sangat penting dalam perkembangan perusahaan kami. Pada bulan pertama program uji coba berlangsung, bisnis perusahaan kami mencapai pertumbuhan sebesar 70%. Kami percaya bahwa tidak ada program startup lain di kawasan ini yang memungkinkan pertumbuhan pada skala sebesar ini," ungkap CEO of BookMyShow Indonesia, Karan Khetan.

Adapun instansi pemerintah seperti IMDA, ESG, EDB, dan EDBI di Singapura serta Menkominfo dan Bekraf di Indonesia telah bermitra dengan GVV. Saat ini pendaftaran telah dibuka hingga tanggal 15 Mei 2019.


(prf/krs)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed