Selasa, 16 Okt 2018 12:29 WIB

5 Hal Tentang Pendiri Microsoft Paul Allen

Rachmatunnisa - detikInet
Paul Allen dan Bill Gates. Foto: Istimewa Paul Allen dan Bill Gates. Foto: Istimewa
Jakarta - Kilas balik di 1975, Paul Allen bersama Bill Gates mendirikan Microsoft. Sama seperti Gates sahabatnya, Allen pun disegani di dunia teknologi dan filantropi.

Allen meninggal dunia di usia 65 tahun setelah berjuang melawan kanker kelenjar getah bening. Berikut adalah beberapa fakta tentang Allen.




Sempat sembuh dari kanker

Kanker kelenjar getah bening yang diidap Allen pernah sembuh, namun kembali menyerang setelah sembilan tahun lamanya. Dua minggu lalu, Allen mencuit melalui akun Twitter-nya perihal penyakitnya tersebut.

"Kanker kelenjar getah bening yang saya hadapi di 2009 kembali menyerang. Kini saya menjalani perawatan lagi dan dokter yang merawat optimistis hasilnya akan bagus," tulisnya.

Dia juga mengucapkan terima kasih kepada semua orang yang menyemangatinya melalui masa-masa sulit yang dialaminya.

"Saya mengapresiasi dukungan dari Anda semua yang menyemangati saya berjuang melawan tantangan ini," kata Allen.




Orang terkaya ke-46 di dunia

Seperti Bill Gates, Allen juga masuk dalam deretan orang terkaya dunia. Sepeninggalnya, harta kekayaan miluner asal Seattle, Washington, Amerika Serikat ini diprediksi senilai USD 20,2 miliar atau sekitar Rp 307,4 triliun.

Punya tim olahraga profesional

Allen adalah pemilik beberapa tim olahraga profesional. Setelah membeli tim basket Portland Trail Blazers senilai USD 70 juta pada 1988, valuasi tim tersebut meroket menjadi USD 940 juta di 2015.




Selain Trail Blazers, Allen juga tercatat sebagai pemilik tim football Amerika Seattle Seahawks dan tim MLS, Seattle Sounders.

Filantropis terkenal

Sepanjang hidupnya, Allen mendermakan USD 2 miliar dari harta kekayaannya untuk berbagai kegiatan amal. Dia bahkan pernah diberi penghargaan Andrew Carnegie Medal of Philanthropy karena keaktifannya berfilantropi.

Selain itu, dia juga mendirikan yayasan amal Paul G. Allen Family Foundation. Sejak didirikan, yayasan ini sudah menyalurkan USD 494 juta ke lebih dari 1.500 organisasi nirlaba untuk kemanusiaan.




Mempengaruhi Bill Gates berhenti kuliah

Allen adalah salah satu orang yang mempengaruhi Gates meninggalkan kuliahnya di Harvard University dan fokus membangun Microsoft.

Albuquerque, New Mexico, menjadi saksi keduanya akhirnya merilis DOS yang beroperasi pada komputer buatan IBM. Di kemudian hari, sistem operasi buatan Microsoft merajai komputer di seluruh dunia hingga kini.




Tonton juga 'Kesedihan Petinggi Teknologi atas Kepergian Pendiri Microsoft':

[Gambas:Video 20detik]

(rns/krs)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed