Kamis, 06 Sep 2018 09:00 WIB

Sudah 3 Kali Elon Musk Ejek Penyelam Gua Thailand Penjahat Seks

Fino Yurio Kristo - detikInet
Elon Musk. Foto: Joshua Lott/Getty Images Elon Musk. Foto: Joshua Lott/Getty Images
Jakarta - Perseteruan antara pemilik Tesla dan Space X, Elon Musk, dengan penyelam asal Inggris yang berperan menyelamatkan korban gua Thailand, Vern Unsworth, tak juga berakhir. Sempat minta maaf, entah kenapa Elon melanjutkan serangannya lagi dan lagi.

Semua bermula saat Elon Musk tidak senang kapal selam buatannya untuk menolong korban gua Thailand mendapat kritikan tajam dari Vern. Vern menyatakan apa yang dilakukan salah satu orang terkaya di dunia itu hanyalah untuk kepentingan publisitas. Kapal selam mini yang dibawa oleh tim Elon Musk ke Thailand takkan bisa mendukung upaya penyelamatan.

"Kapal selam itu kaku sehingga takkan bisa melewati sudut-sudut ataupun halangan lainnya. Bahkan ia tidak akan mampu melewati 50 meter pertama di dalam gua dari titik awal penyelaman. Hanyalah PR stunt," ketus Vern yang juga mengatakan Elon diminta meninggalkan lokasi karena dianggap tidak banyak membantu.

Musk membalas pedas di Twitter. "Aku tak pernah melihat orang Inggris ini ketika kami berada di gua. Orang yang terlihat hanyalah tentara Thailand yang baik. Angkatan Laut Thailand mengawal kami masuk, tidak meminta kami pergi," tulis Musk yang biasa mengeluarkan unek-uneknya di Twitter.



Lalu dia seperti meremehkan upaya tim penyelamat dengan menyebut level air sudah sangat rendah sehingga mudah untuk mencapai korban. Malah di tweet berikutnya, dia menjuluki Vern sebagai 'pedo guy' tanpa menjelaskannya lebih lanjut.

"Kami akan membuat kapal selam mini mencapai gua 5 tanpa masalah. Sorry pedo guy, soalnya kamu sungguh memintanya," ketus Elon.

Permintaan Maaf

Tuduhan tanpa bukti dari Musk itu membuat banyak pihak mengecamnya, bahkan harga saham Tesla sempat jatuh. Ia juga diancam gugatan hukum pencemaran nama baik. Maka kemudian, Elon meminta maaf meski terkesan tidak ikhlas.

Sudah 3 Kali Elon Musk Ejek Penyelam Gua Thailand Penjahat SeksVern Unsworth. Foto: Istimewa


"Kata-kata yang kuucapkan adalah luapan kemarahan setelah Unsworth mengatakan beberapa hal-hal menyimpang terhadap kapal selam mini, yang padahal aku buat berdasarkan asas kebaikan dan sudah mengikuti spesifikasi dari pemimpin tim penyelamat," tulisnya.

Lalu, dengan membalas kicauan di atas, ia mengucapkan permohonan maafnya kepada Unsworth. Baginya, kesalahan kembali lagi kepada dirinya sendiri.

"Meski demikian, ucapannya terhadapku tidak juga bisa membenarkan kata-kataku kepadanya, dan untuk itu aku meminta maaf kepada Unsworth dan kepada perusahaan yang kupimpin. Kesalahan ada pada diriku dan aku pribadi," cuitnya.



Kasus ini dianggap selesai hingga kemudian Elon berulah lagi. Ia menyindir kenapa Vern tak juga menggugatnya. "Kalian tidak berpikir itu aneh dia belum menggugatku? Dia ditawarkan layanan hukum gratis," kata Elon lewat akun Twitternya, seolah ingin menegaskan bahwa dia sangat yakin Vern benar-benar pedofil.

Kemudian dalam sebuah email pada jurnalis BuzzFeed, dia melontarkan tuduhan sangat serius. "Aku menyarankan kamu menghubungi orang yang kamu kenal di Thailand untuk menemukan apa yang sebenarnya terjadi dan berhenti membela pemerkosa anak. Dia adalah pria single dan tua dari Inggris yang pergi ke Thailand selama 30 atau 40 tahun sebelum pindah ke Chiang Rai untuk menikahi anak yang waktu itu berumur 12 tahun," tulis Elon dalam email tersebut.

"Dia mungkin saja mengklaim mengetahui cara menyelam, tapi dia tidak termasuk tim yang melakukan penyelamatan dan para penyelam itu menolak bersamanya, aku pun jadi bertanya-tanya kenapa," tandas Elon.

Vern sendiri dikabarkan tinggal beberapa saat lagi akan mengajukan gugatan hukum pada Elon melalui pengacaranya. Tentu jika dia tak berbuat kesalahan, bisa runyam akibatnya buat Elon melakukan tuduhan tak berdasa. (fyk/fyk)