Dengan aturan ini, perusahaan internet harus memindai konten di platformnya satu persatu dan kemudian menghapus konten yang dianggap melanggar hak cipta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Figur-figur penting dari sektor teknologi, seperti penemu World Wide Web, Tim Berners Lee dan pendiri Wikipedia, Jimmy Wales menandatangani surat terbuka yang memperingatkan bahwa Artikel 13 dapat membawa ancaman bagi masa depan internet.
"Artikel 13 mengambil langkah yang belum pernah diambil sebelumnya menuju transformasi internet dari platform terbuka untuk berbagi dan berinovasi, menjadi alat untuk pengawasan otomatis dan mengontrol penggunanya," tulis surat tersebut, dikutip detikINET dari The Independent, Kamis (21/6/2018).
"Kita mendukung pertimbangan langkah-langkah yang dapat meningkatkan kemampuan untuk kreator menerima remunerasi yang adil untuk penggunaan karyanya secara online. Tapi kita tidak dapat mendukung Artikel 13. Demi masa depan internet, kami mendesak Anda untuk memilih penghapusan proposal ini," lanjut isi surat tersebut.
Baca juga: Gagal Penalti, Messi Jadi Bulan-bulanan Meme |
Surat terbuka yang ditujukan kepada Presiden Parlemen Eropa itu juga mempertanyakan keabsahan rancangan undang-undang ini, karena dianggap tidak sesuai dengan European Charter of Fundamental Rights yang mengatur hak-hak sosial, politik, dan ekonomi penduduk Uni Eropa. (rns/rns)