Kamis, 07 Jun 2018 05:19 WIB

Kim Dotcom Ingin Buat Medsos Pengganti Facebook dan Twitter

Virgina Maulita Putri - detikInet
Foto: Kim Dotcom/istimewa Foto: Kim Dotcom/istimewa
Jakarta - Lama tak terdengar kabarnya, pendiri layanan penyimpanan cloud Megaupload, Kim Dotcom, mengumumkan ingin membuat media sosial (medsos) baru. Menurutnya, Facebook dan Twitter terlibat dalam konspirasi 'deep state' sehingga kebutuhan akan medsos baru sudah cukup mendesak.

Deep state merupakan istilah yang digunakan para pengikut teori konspirasi untuk mendeskripsikan kelompok elit dan berpengaruh yang mengontrol pemerintah.



Dalam cuitan di akun Twitternya, Kim mengajak pendiri Wikileaks Julian Assange, whistleblower mantan anggota CIA Edward Snowden, dan asosiasi hacker Jerman Chaos Computer Club untuk membangun medsos baru ini.

"Yang dibutuhkan hanyalah alternatif dengan proteksi privasi yang nyata dan tanpa sensor dari sumber terpercaya. Twitter serta Facebook akan menjadi MySpace selanjutnya, sebuah kota hantu online," kata Kim lewat akun Twitternya, dikutip detikINET dari BBC, Kamis (7/6/2018).

Kim juga melakukan polling di akun Twitternya yang menanyakan apakah Twitter terlibat dengan 'deep state'. Dari sekitar 20.000 suara yang masuk, 89% menjawab ya.



Kim sendiri saat ini masih terlibat dalam proses hukum untuk menghindari ekstradisi ke Amerika Serikat dari Selandia Baru. Ia dicari untuk diadili menyangkut kasus pelanggaran hak cipta, penipuan, dan pencucian uang. (rns/rns)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed