Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Jawara di Indonesia
Tim Robot Surabaya Siap Tempur di Beijing
Jawara di Indonesia

Tim Robot Surabaya Siap Tempur di Beijing


- detikInet

Jakarta - Tim ASKAF-i, pemenang Kontes Robot Indonesia (KRI) sudah menyiapkan strategi untuk menghadapi Kontes Robot Internasional yang akan berlangsung di Beijing. Kekuatan lawan sudah diukur.Tim yang berasal dari Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) ini, terdiri dari Adnan Rahmat Anom Besani, Sigit Hardiyono, Kristian Ari Prasetyo, Arif Zuantono dan Fuad Hasan. Di ajang KRI yang berlangsung 14-15 Mei di Balairung Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat, tim ini berhasil meraih piala bergilir 'Sambhawana Pratimacala'. Tidak hanya itu, tim ini juga akan menjadi duta Indonesia untuk mengikuti Kontes Internasional ABU Robocon 2005 yang akan berlangsung pada tanggal 27 Agustus 2005 di Beijing, China. Seperti disampaikan Eko Henfri Binugroho, pembimbing ASKAF-i, tim ini sudah menyadari kekurangannya secara teknis. Selain itu, tim juga sudah membaca kekuatan calon lawan yang akan ikut bertanding di Beijing."Kita masih kalah dalam soal kecepatan dari negara lain," kata Eko. "Catatan waktu terbaik kami 47 detik, sedangkan saingan kami dari Malaysia saja cuma 42 detik," ujarnya. Eko bersama timnya, B-Cak, pernah menjadi juara umum, di kontes robot internasional pada tahun 2001. Menurutnya, tim ASKAF-i harus menyiapkan strategi dengan mencari shortcut baru, memperpendek lintasan, dan mengurangi berat robot untuk mempercepat waktu. Selain itu, memodifikasi kecepatan motor penggerak juga sudah terlintas dibenak Eko.Arif Zuantono, anggota tim mengatakan akan mengadakan persiapan dengan mendesain robot baru. Tim juga akan memperbaiki catatan waktu agar lebih baik dari sebelumnya, mengadopsi ide dan desain kontestan robot tahun ini, melakukan trial dan error, serta menyelesaikan masalah teknis lainnya. Arif berharap timnya nanti bisa mengharumkan nama Indonesia.Rinaldy Dalimi, Ketua Panitia Penyelenggara KRI dan Kontes Robot Cerdas Indonesia (KRCI) mengatakan, kontes kali ini memakai medan yang diusahakan agar semaksimal mungkin menyamai medan lomba di Beijing. "Bola yang dipakai sengaja diimpor dari Beijing. Medan pertandingannya juga dibuat serupa," katanya.Rinaldy berharap kondisi yang dibuat sama ini, bisa menjadi persiapan bagi tim yang mewakili Indonesia untuk menjalani pertandingan dengan baik pada ABU Robocon 2005. (nks/)





Hide Ads