Sabtu, 25 Nov 2017 17:04 WIB

Bagi Waktu, Resep Sukses Ricko Sandang Status Cum Laude

Muhamad Imron Rosyadi - detikInet
Foto: Facebook Foto: Facebook
Jakarta - Bagi driver Go-Jek berprestasi yang satu ini, kepintaran dalam membagi waktu sangat penting dan menjadi kunci untuk meraih sukses.

Hal tersebut yang dapat mengantar Ricko, mitra Go-Jek sekaligus lulusan dari Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sam Ratulangi, Manado, dapat meraih predikat cum laude.

"Kalau pagi sampai siang itu biasanya narik, kemudian sore sampai malam biasanya mengerjakan proposal. Pokoknya proposal kuliah harus selesai dulu baru biasanya saya narik, itu enaknya kerja di Go-Jek," ucap pria kelahiran 16 Januari ini.

Waktu kerja yang fleksibel memang diakuinya sangat membantu agar Ricko bisa tetap fokus mengerjakan tugas untuk keperluan kuliahnya, di samping mengantar penumpang sebagai mata pencahariannya.

Suka duka pun sudah ia lewati selama proses perkuliahan, terutama saat membuat tugas akhir.

"Sukanya kalau setelah mengerjakan tugas dapat nilai yang bagus. Dipuji dosen saat proses skripsi juga saya senang," ujarnya.

"Kalau bicara dukanya, saat bimbingan untuk menyusun proposal dan skripsi masih dicoret-coret, disuruh diperbaiki terus-terusan," katanya menambahkan.

Tidak hanya itu, menjadi driver Go-Jek pun memiliki cerita dan kesan tersendiri baginya.

"Setiap ada penumpang yang baik gitu, yang tidak mengambil kembaliannya, saya senang. Saya juga dapat banyak teman baru. Tapi kadang ada juga penumpang yang nomornya tidak aktif, padahal saya sudah menunggu di titik penjemputan, jadi terpaksa batal mengantar," ia menuturkan.

Meskipun sudah lulus, Ricko mengaku akan tetap bertahan menjadi mitra Go-Jek sebagai pekerjaan sampingan. Walaupun ia tak menampik memiliki keinginan untuk menjalani karier sesuai bidang yang ia pelajari.

"Kalau nanti dapet kerja di Manado akan tetap jadi mitra Go-Jek sebagai sampingan. Tapi kalau di luar pulau dapet kerjanya, gak bisa lanjut karena harus daftar lagi, gak tahu jalan juga kalo di luar," ujarnya.

Menurutnya, menjadi driver Go-Jek tak semata hanya ditujukkan mendapat penghasilan, tetapi juga membuatnya puas karena bisa jadi bagian dari solusi kebutuhan masyarakat sehari-hari.

"Keberadaan Go-Jek sangat membantu di Manado, banyak kegunaannya. Seperti misalnya mau ke kampus cepat, tinggal pesan. Mengurangi angka pengangguran juga jika menjadi mitra Go-Jek," pungkasnya. (mag/mag)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed