Kecelakaan Pesawat Bikin Pendiri Apple Hilang Ingatan

Kecelakaan Pesawat Bikin Pendiri Apple Hilang Ingatan

Fino Yurio Kristo - detikInet
Selasa, 20 Jun 2017 16:32 WIB
Steve Jobs dan Steve Wozniak kala merintis Apple. Foto: istimewa
Jakarta - Steve Wozniak sudah lama keluar dari Apple. Salah satu yang memicunya adalah kecelakaan pesawat yang cukup fatal.

Saat itu tahun 1982. Apple sudah berkembang cukup pesat berkat visi brilian Steve Jobs dan kecerdasan Wozniak. Saat itu, Woz gemar mengemudikan pesawat, ia memiliki lisensi pilot.

Di hari nahas itu, Woz menjadi pilot pesawat Bonanza A36TC yang lepas landas dari bandara di ScottsValley di California. Ketika menuju ketinggian, pesawat mendadak tak dapat dikendalikan dan jatuh ke landasan bandara.

Woz dan tiga penumpang pesawat itu terluka cukup parah. Wajah dan kepala Woz mengalami luka, dia juga kehilangan giginya. Selain itu, Woz menderita amnesia.

Dikutip detikINET dari Wired, ia tak dapat mengingat peristiwa kecelakaan itu, bahkan namanya sendiri pun sempat ia lupakan. Untunglah ingatan Woz dapat pulih, antara lain berkat komputer Apple II yang membantu pikirannya.

Kecelakaan tersebut membuat Woz absen beberapa lama dari Apple. Baru tahun 1983 dia kembali sebagai engineer. Ia tak ingin posisi lebih tinggi karena hal-hal berbau teknis adalah kegemarannya.

Woz memang tidak begitu menyukai posisi di manajemen, pemalu dan senang berada di balik layar. Akhirnya karena merasa tak dibutuhkan lagi di Apple, Woz keluar tahun 1985 dan menjual sebagian besar sahamnya. Ia juga menganggap Apple menuju ke arah yang salah.

Begitulah, Woz hanya berkiprah sangat singkat di Apple selama sekitar 9 tahun. Tapi meskipun sudah keluar, dia masih dianggap pegawai Apple dan tetap mendapatkan gaji.

Woz memang tidak ambisius dan sepertinya tak punya keinginan tinggi. Dia lebih memilih hidup dengan tenang.

"Sebelum aku sukses mendesain komputer, aku sudah sukses tidak memiliki kecemasan," kata Woz suatu ketika.

Mungkin itulah yang membuat Woz selalu berada di bawah bayang-bayang Steve Jobs. Dan tampaknya dia sama sekali tidak keberatan. (fyk/fyk)