Tak hanya di Indonesia di mana halaman Facebook dijejali oleh berita-berita hoax, hal yang sama juga berlaku di beberapa negara lain, seperti di Amerika Serikat dan Inggris. Bahkan di Inggris, Facebook sampai harus menghapus 10 ribuan akun di layanannya karena ditengarai terlibat dalam kampanye penyebaran berita hoax.
Keputusan Facebook menghapus 10 ribuan akun penggunanya di Inggris juga tak lepas dari jadwal Pemilihan Umum (Pemilu) di Inggris yang akan dilakukan di awal Juni. Sehingga diharapkan mampu menekan peredaran berita hoax jelang Pemilu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu menurut Simon Milner, Facebook Director untuk wilayah Inggris Raya, alasan dibalik dihapusnya 10 ribu akun merupakan salah satu usaha Facebook yang ingin mencari akar permasalahan peredaran berita hoax.
Facebook juga tak sendirian memerangi berita hoax di layanannya. Raksasa media sosial dengan pengguna terbesar ini disebut menggandeng sejumlah organisasi yang ada di Inggris.
"Facebook melakukan segalanya dalam kekuatannya untuk mengatasi masalah berita palsu," kata Milner, seperti dilansir AP, Selasa (9/5/2017).
Bahkan munculnya referendum 'British Exit' dikatakan tak lepas dari kencangnya peredaran berita palsu ketika itu.
(yud/fyk)