BERITA TERBARU
Jumat, 21 Apr 2017 17:17 WIB

Potret Kapal Induk AS Lewati Selat Sunda

Fino Yurio Kristo - detikInet
USS Carl Vinson di Selat Sunda. Foto: US Navy USS Carl Vinson di Selat Sunda. Foto: US Navy
Jakarta - Kapal induk Amerika Serikat, USS Carl Vinson yang dibekali beragam persenjataan dan pesawat tempur canggih dikatakan presiden Donald Trump segera merapat ke semenanjung Korea. Kenyataannya tidak demikian, USS Carl Vinson diketahui malah melintasi perairan selat Sunda.

Foto yang dirilis Angkatan Laut AS pada tanggal 15 April malah menampakkan USS Carl Vinson berada di selat Sunda dan sepertinya tengah mengarah ke Australia.

"Kapal induk USS Carl Vinson transit di Selat Sunda," begitu bunyi keterangan foto bersangkutan. Terlihat dalam foto Carl Vinson melintasi lautan dengan segenap pesawat tempur yang berjejer di geladaknya.

Dikatakan kalau kapal induk AS sudah rutin berpatroli di kawasan Asia Pasifik lebih dari 70 tahun. USS Carl Vinson sendiri, meski sudah berusia tua, masih tangguh dan berdaya nuklir. Saat ini, belum diketahui lagi lokasi persis USS Carl Vinson.

8 April lalu, Komando Pasifik AS merilis pernyataan USS Carl Vinson dan pasukan serbunya akan meninggalkan perairan Singapura dan berlayar ke perairan Pasifik Barat. "Kita kirim sebuah armada. Sangat kuat. Kita memiliki kapal selam, sangat kuat, jauh lebih kuat dari kapal induk, itu yang bisa saya katakan," ucap presiden AS Donald Trump.

Tapi kenyataannya tak demikian, malah menuju Australia. Beberapa pejabat militer AS mengklarifikasi USS Carl Vinson akan menyelesaikan latihan militer dengan Australia dulu, baru ke Pasifik Barat. Tapi kebingungan makin menjadi saat Menhan AS James Mattis menyebut latihan militer dengan Australia dibatalkan dan USS Carl Vinson segera merapat ke semenanjung Korea.

Pernyataan yang tidak konsisten itu dikecam beberapa pihak di Korsel. "Apa yang dikatakan oleh Mr Trump sangatlah penting bagi keamanan nasional Korsel. Jadi jika itu adalah kebohongan, maka selama masa jabatannya, Korsel takkan percaya apapun yang dikatakannya," kata politisi calon presiden Korsel, Hong Joon pyo.

FotoINET: USS Carl Vinson, Kapal Induk AS Penangkal Korea Utara

(fyk/rou)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed
  • Unik, Ada Go-Jek Bentor di Gorontalo

    Unik, Ada Go-Jek Bentor di Gorontalo

    Minggu, 27 Mei 2018 20:10 WIB
    Go-Jek kini telah resmi hadir di Gorontalo. Kehadiran layanan ini melalui kemitraan dengan para pengemudi becak motor atau yang sering disebut dengan bentor.
  • Ada Jutaan Anak Muda yang Diblokir WhatsApp

    Ada Jutaan Anak Muda yang Diblokir WhatsApp

    Minggu, 27 Mei 2018 19:03 WIB
    Jutaan pengguna WhatsApp tak bisa menggunakan layanan chat milik Facebook tersebut. Kebijakan pemblokiran ini diberlakukan bagi pengguna di bawah 16 tahun.
  • Leica Tutup Riwayat Kamera Ikonik M7

    Leica Tutup Riwayat Kamera Ikonik M7

    Minggu, 27 Mei 2018 17:07 WIB
    Seri M bisa dibilang adalah lini kamera jagoan buatan Leica. Umurnya pun terbilang panjang, seperti seri M7, yang pertama dirilis pada 2002 silam.
  • Palapa Ring Paket Tengah Hampir Rampung

    Palapa Ring Paket Tengah Hampir Rampung

    Minggu, 27 Mei 2018 16:16 WIB
    Menteri Kominfo Rudiantara menargetkan penggelaran kabel serat optik untuk Palapa Ring paket tengah akan selesai pada Agustus dan bisa beroperasi September.
  • Bitcoin Masih Jadi Favorit Para Kriminal

    Bitcoin Masih Jadi Favorit Para Kriminal

    Minggu, 27 Mei 2018 15:10 WIB
    Bagi yang berinvestasi Bitcoin harus waspada. Mata uang digital paling populer ini ternyata masih jadi primadona para pelaku kejahatan siber di seluruh dunia.
  • Bapak Android Belum Mau Menyerah

    Bapak Android Belum Mau Menyerah

    Minggu, 27 Mei 2018 14:06 WIB
    Essential kini ada di ujung tanduk. Sebab, pengembangan ponsel baru di bawah naungan bapak Android terancam dibatalkan, bahkan sampai perusahaannya mau dijual.
  • Akses 4G XL Tembus 376 Kota/Kabupaten

    Akses 4G XL Tembus 376 Kota/Kabupaten

    Minggu, 27 Mei 2018 13:02 WIB
    Selain memperluas akses jaringan 4G, operator seluler XL Axiata yang identik dengan warna biru itu juga melakukan perluasan jaringan 4,5G di 100 kota/kabupaten.