Kendati baru akan diluncurkan pada 2017 nanti, namun keberadaan rumah pintar Cyberhome sudah diperkenalkan sejak dini oleh pengembangnya, Cyber Park Indonesia.
Salah satu proyek perumahan yang telah berhasil diciptakan adalah Taman Sari Cyber Bogor bekerja sama dengan Wika Realty. Kawasan hunian tersebut menawarkan hal berbeda dari perusahaan properti lainnya, yakni perumahan dengan fasilitas Dark fiber optik to the Home.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dedi menjelaskan, Cyberhome tidak semata membahas tentang kawasan hunian yang dilengkapi dengan fasilitas optik berskala besar. Namun juga menjadi kawasan rumah produktif pertama dan satu-satunya di dunia.
Karena perumahan tersebut mendukung pertumbuhan cyber city, digital city dan smart city yang akhir-akhir ini jadi perbincangan dan banyak digunakan oleh pemerintah daerah dan provinsi.
"Kami juga mempersiapkan sumber daya manusia mumpuni, yang mampu melahirkan para profesional dan enterpreuner muda generasi millenial yang membangun bisnis dari tempat di mana dia tinggal," pungkas Dedi.
Cyberhome sendiri sempat ikut dipamerkan dalam ajang Indonesia Internet Expo & Summit (IIXS) 2016 di Balai Kartini, Jakarta pada 22-24 November 2016. (rou/fyk)