Rabu, 27 Jul 2016 18:43 WIB

Hewan Peliharaan Pun Pakai Wearable Gadget

Rachmatunnisa - detikInet
Foto: detikINET/Rachmatunnisa Foto: detikINET/Rachmatunnisa
Jakarta - Bagi para penyayang hewan, meninggalkan peliharaan untuk waktu yang cukup lama memang tidak nyaman. Inginnya, selalu tahu bagaimana kondisi hewan kesayangan.

Hedy Pamungkas, Rafi Fajar dan Novia Ulfa yang tergabung dalam tim The EX pun terpikir untuk mengembangkan Peder atau Smart Pet Feeder. Perangkat yang memenangkan juara kedua kompetisi Indonesia IoT Challenge yang digelar Doku dan DyCodeEdu ini memudahkan pemilik hewan peliharaan untuk mengontrol pemberian makan hewan secara otomatis via ponsel.

"Peder tugasnya untuk monitoring dan memberi makanan untuk pet secara jarak jauh. Alat ini terdiri dari 2 bagian smart device yaitu tempat makanan dan wearable gadget untuk hewan peliharaan," kata Hedy Pamungkas mewakili timnya, saat presentasi di kantor Doku, Plaza Asia, Jl. Jenderal Sudirman, Jakarta, Rabu (27/7/2016).

Dijelaskan Hedy, dengan sistem ini, tempat makan bisa memberikan makan secara otomatis, sesuai jadwal atau bergantung pada deteksi sensor. Sedangkan wearable berupa kalung yang digunakan hewan berfungsi memberikan data terkait kondisi suhu tubuh hewan tersebut.

Peder terintegrasi dengan aplikasi berbasis Android yang memiliki beberapa fitur monitoring, antara lain untuk mengecek suhu tubuh, jadwal makan, status wearable, nafsu makan berkala, settings yang mengatur jadwal makan, jumlah makanan, dan pembelian makan hewan secara online.

"Jadi ketika sensor berat pada wadah makanan mendeteksi makanan akan habis, akan ada notifikasi ke ponsel. Dan kita bisa langsung beli makanan hewan secara online lewat sistem payment Doku," terang Hedy.

Peder saat ini masih dalam tahap protoype. Dengan bimbingan dan masukan dari tim juri Indonesia IoT Challenge, tim yang beranggotakan mahasiswa Universitas Brawijaya, Malang jurusan Teknik Komputer ini terus merapikan prototype-nya.

"Kita kembangkan terus agar dalam beberapa bulan sudah bisa dipakai. Antara lain tracking suhu dan location pet-nya. Kita juga integrasikan dengan Doku Wallet dan merchant Doku untuk pembelian makanan online-nya agar gampang purchase," tambah anggota lainnya, Rafi Fajar.

Adapun yang menjadi sedikit kendala bagi tim The EX dalam pengembangan proyeknya ini yakni mengemas tampilan perangkatnya agar lebih bagus, daya tahan baterai dan komponen.

"Belum nemu baterai yang bisa tahan lama. Kita juga ingin buat wearable-nya nyaman dipakai sama hewan. Untuk komponen, micro controler itu komponen penting yang kita masih belinya dari luar," tutup Rafi. (rns/ash)