Dikutip detikINET dari Fox, peristiwa tersebut terjadi di Oakland, Amerika Serikat. Awalnya, pasangan Jim Owen dan Reshma Vasanwala menyewakan rumahnya via Airbnb pada seorang lelaki. Jim tak curiga apapun karena si penyewa mengaku hanya akan tinggal di sana bersama adik perempuannya.
Tapi betapa kaget ketika pasangan itu mendapat panggilan telepon dari tetangga yang mengabarkan kalau ada puluhan remaja pesta gila-gilaan di rumah mereka. Ketika datang ke sana, rumah tersebut sudah sangat berantakan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bahkan ada juga percikan darah dan bau asap mariyuana. Rupanya, rumah mereka dijadikan tempat pesta ultah dan tahun baru oleh sang penyewa yang masih berusia remaja.
Pasangan itupun tak terima dan langsung melapor pada polisi. Aparat bertindak cepat, si remaja ditangkap dengan tuduhan vandalisme. Sementara Jim dan Reshma mengaku kapok dan tidak akan menyewakan lagi rumahnya di Airbnb. Keinginan untuk menambah untung malah berujung buntung.
Pihak Airbnb mengaku sudah bertindak cepat dan menegaskan kasus semacam itu adalah hal langka. "Kami memiliki toleransi nol untuk kelakuan semacan ini. Kami telah mencekal tamu itu dari Airbnb," kata Airbnb yang menambahkan kalau ada garansi uang pengganti jika ada kerusakan oleh penyewa.
Kejadian semacam ini sudah beberapa kali terjadi. Misalnya di Kanada. Pasangan Mark dan istrinya menyewakan rumahnya di Calgary melalui Airbnb. Tapi sepulangnya, rumah mereka porak poranda setelah digunakan sebagai tempat cabul.
(fyk/rou)