Presiden Joko Widodo membatalkan agendanya berkunjung ke kawasan teknologi Silicon Valley di San Francisco, Amerika Serikat. Itu artinya, presiden batal menemui CEO Apple Tim Cook dan CEO Google Sundar Pichai.
Kepastian tentang batalnya kunjungan itu keluar langsung dari mulut orang nomor satu Indonesia itu setelah melakukan panggilan telepon dengan Menko Polhukam Luhut Pandjaitan.
"Saya telepon Menko Polhukam tanya titik api. Paling banyak di Sumsel dan Kalteng. Kalteng 366, Sumsel 146 dan tempat-tempat lain. Oleh sebab itu karena banyaknya keluhan dari masyarakat yang berkaitan dengan dampak kesehatan karena dampak sosial, saya memutuskan membatalkan ke West Coast dan kembali ke Indonesia," kata Jokowi di Blair House, Washington DC, Amerika Serikat, Senin (26/10/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jam ke jam saya ikuti terus, untuk memastikan pelayanan di bidang kesehatan. Agar korban penanganan berjalan baik saya menuju Kalteng dan Sumsel," katanya.
Dengan demikian, sejumlah agenda untuk menemui para bos teknologi asal negeri Paman Sam itu dibatalkan. Jokowi pun langsung menunjuk sejumlah menteri yang ikut serta dengannya untuk mewakilkan kehadirannya.
"Untuk ke West Coast, berkaitan dengan kerjasama tekonologi informasi dan ekonomi kreatif saya tugaskan menteri-menteri terkait, Menkominfo Menteri Perdaganan, BKPM, Kepala Badan Ekonomi Kreatif untuk meneruskan ke West Coast untuk bertemu CEO di sana," papar Jokowi.
Presiden Jokowi sendiri rencananya akan langsung kembali ke Tanah Air pada Rabu 27 Oktober waktu setempat. "Besok kembali," pungkasnya. Sebelumnya, Jokowi dijadwalkan bertemu dengan para bos perusahaan teknologi di Silicon Valley, termasuk CEO Apple Tim Cook. Kini semua agenda itu dipastikan batal. (mpr/fyk)