Seperti diketahui, situs sosial media video Vine telah diakuisisi Twitter pada tahun 2012 lalu. Vine sendiri didirikan oleh tiga orang: Colin Kroll, Dom Hoffman dan Rus Yusopov.
Setelah rampungnya akuisisi tersebut, Hoffman memutuskan meninggalkan Twitter pada Januari 2014, disusul Kroll pada bulan April di tahun yang sama. Setelah itu tinggal Yusopov yang tercatat sebagai pendiri Vine yang masih menjadi bagian keluarga besar Twitter.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
CEO Twitter Jack Dorsey memang belum berkomentar soal kabar ini. Namun yang pasti dengan keputusan ini, tak ada lagi pendiri Vine yang tersisa di situs mikroblogging tersebut.
Divisi yang paling banyak mendapatkan pengurangan pegawai adalah tim produk dan engineering Twitter. Restrukturisasi perusahaan ini diperkirakan akan membuat Twitter harus mengeluarkan uang sebanyak USD 10 sampai 20 juta.
(ash/ash)