Gesekan antara pengemudi taksi dengan sopir kendaraan berbasis aplikasi Uber terjadi di Brisbane, Australia. Dua pengemudi taksi melayangkan bogem mentah pada sopir Uber sehingga ditangkap polisi.
Dikutip detikINET dari Guardian, JumatΒ (9/10/2015), dua pelaku berusia 26 dan 29 tahun. Bersama pelaku lain yang belum tertangkap, mereka diduga memukuli dua pengemudi taksi Uber yang dinilai mengambil mata pencahariaan mereka.
"Kalian ini telah mengambil bisnis kami," kata tersangka sebelum menyerang sopir Uber. Tidak hanya memukul, tersangka juga mencuri ponsel korban dan merusak mobilnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aplikasi Uber memang menuai banyak kontroversi di berbagai negara termasuk Indonesia. Pangkal persoalannya Uber dianggap tidak berizin dan membuat sopir taksi resmi terkikis pendapatannya.
Uber yang berbasis di Amerika Serikat ini sangat gencar berekspansi. Didirikan pada tahun 2009 oleh Travis Kalanick yang sekarang menjadi CEO, Uber saat ini beroperasi di sekitar 60 negara.
(fyk/rns)