Angka tersebut bersumber dari survei yang dilakukan oleh situs pembayaran Pymnts.com dan lembaga analisis InfoScout. Kedua lembaga tersebut mensurvei 1.498 pengguna iPhone.
Mereka mendapati 13,1% pengguna yang menggunakan Apple Pay pada bulan Juni. Jumlah tersebut turun 2 % dari bulan Maret yang mencapai 15,1%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Apple Pay tampaknya belum menjadi kebiasaan rutin bagi pengguna, meskipun mereka memiliki aplikasi dan banyak toko yang telah mendukung sistem pembayaran tersebut," ujar Karen Webster, Chief Executive Pymts.com
Ketika para responden ditanyakan kenapa tidak menggunakan Apple Pay, mayoritas mengatakan mereka lebih senang menggunakan metode pembayaran konvensional, yakni tunai, debit dan kartu kredit.
"Sebanyak 34% responden tidak mengetahui bagaimana sistem pembayaran Apple tersebut bekerja," ujar Karen.
Jared Scrieber, Chief Executive dari InfoScout mengatakan hasil survei yang mereka lakukan mendapati hanya beberapa orang saja membeli iPhone karena ingin mengakses Apple Pay.
"Mungkin yang akan lebih menarik apakah adopsi Apple Pay memberi pengaruh pada penguna Apple Watch. Hal inilah yang akan kami survei selanjutnya," kata Jared.
Apple sendiri belum menanggapi hasil survei yang dilakukan Pymnts.com & InfoScout.
(ash/ash)